KONI Depok Tutup Fasilitas Olahraga

In Depok Sport, olahraga
Gor KONI kota depok tutup
TUTUP DULU : Ketua Umum KONI Kota Depok, Amri Yusra (kiri atas) menunjukan spanduk pemberitahuan soal penutupan fasilitas olahraga KONI Kota Depok, Selasa (24/3). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok mengeluarkan kebijakan untuk menutup sejumlah fasilitas olahraga yang dimiliki, meliputi GOR KONI, fitnes center, lapangan basket, lapangan tenis, dan lapangan pentanque.

Ketua Umum KONI Kota Depok, Amri Yusra mengatakan, penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Adapun alasannya, seperti diketahui bersama, guna menghindari penyebaran wabah virus korona yang kian ganas.

“KONI sebagai bagian dari lembaga yang mendukung pelaksaan program pemerintah (menutup area publik), guna mendukung hal tersebut (penghentian virus korona,” ungkap Amri Yusra kepada Radar Depok, Selasa (24/3) pagi.


Lebih lanjut, jelas dia, mulai Senin (23/3), staf KONI Kota Depok juga telah menerapkan sistem kerja di rumah. Adapun komunikasi dilakukan secara daring. “Saya mulai berkoordinasi rapat bersama dengan beberapa kepala bidang, wakil ketua umum, kemudian juga staf lewat Google Meet,” tambahnya.

Ia mengatakan, sebelum pemberlakukan kerja di rumah, sebelumnya seluruh staf juga sudah dikurangi masa jam kerjanya. Dari sebelumnya pukul 10:00 WIB sampai 17:00 WIB, diganti menjadi 10:00 WIB sampai 15:00 WIB. Ada pemotongan dua jam.

“Tapi untuk pekan ini, sudah off di kantor dan bekerja di rumah,” terang pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini.

Dirinya pun tak menampik jika pendemi korona ini akan berpengaruh terhadap agenda KONI ke depannya. Pun demikian dengan program latihan atlet. Kini sudah tak bisa lagi latihan di luar. Makanya, diminta latihan mandiri di rumah.

“Kami meminta pelatih membantu monitoringnya. Dan si atlet diminta melaporkan kegiatan latihan,” tegasnya.

Dirinya berharap di akhir Maret ini, mendapat laporan seluruh latihan mandiri atlet. Diutamakan kepada atlet yang menjadi unggulan KONI, dalam arti yang ditarget meraih medali.

“Program lain yang kami tunda adalah tes fisik. Pelatihan untuk pelatih fisik ini, sedang kami cari teknik yang pas untuk pelaksanaannya. sepertinya saya akan melakukan secara daring. Pakai video,” pungkasnya. (jun)

You may also read!

data korona depok

Lagi, Meninggal Satu Orang Pasien Positif Korona Kota Depok

  RADARDEPOK.COM,DEPOK - Bertambah satu orang pasien positif virus Korona di Kota Depok yang meninggal. Sehingga, kini jumlah yang meninggal

Read More...
jubir korona yuri minggu

Indonesia : Positif Nambah 130 Kasus, Meninggal Tambah 12 Orang

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19

Read More...
kampung siaga korona sukatani

Kampung Siaga Covid-19 RW 6 Sukatani, Tangkal Korona

KOMPAK : Warga RW 06 Sukatani bentuk Kampung Siaga Covid-19. FOTO : LULU/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, TAPOS

Read More...

Mobile Sliding Menu