Bangun Gerbang Disinfektan Otomatis di Pancoranmas

In Metropolis
gerbang disinfektan
HARUS STERIL : Sejumlah pengendara melintasi gerbang disinfektan untuk sterilisasi di jalan Komplek Marinir, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (26/3). Warga setempat membuat gerbang yang dilengkapi sensor gerak otomatis untuk mengeluarkan cairan disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus korona. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Banyak cara untuk melindungi warga dari ancaman virus Korona, terutama kepada warga yang terpaksa masih melakukan aktifitas di luar rumah. Seperti dilakukan Warga Komplek Marinir RW06, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.

Mereka membangun Gerbang Disinfektan Otomatis (GDO). GDO dibuat menggunakan tenda setengah lingkaran, memenuhi bagian jalan masuk kompleks dari arah Meruyung. Di tengahnya terdapat alat penyemprot disinfektan otomatis bagi setiap pengendara yang lewat.

Setiap kendaraan roda lewat wajib melaju secara perlahan agar terkena semprotan disinfektan yang menggunakan alat deteksi atau detektor. Bagi roda empat, setiap melintas selain diwajibkan perlahan, seluruh kaca mobil juga diharuskan dibuka agar cairan disinfektan lewat semprotan bisa memasuki seluruh bagian dalam.


Wakil Ketua RW06, Iswantoro mengatakan, pembuatan GDO diinisiasi warga Komplek Marinir melalui musyawarah bersama yang didakan dua hari sebelumnya. “GDO ini dibuat atas inisiatif warga Komplek Marinir,” kata Iswantoro kepada Radar Depok.

Selain itu, masyarakat juga secara sukarela menyisihkan uangnya untuk biaya pembelian cairan disinfektan beserta alat semprotnya. Tidak ada batasan dalam menyumbang, yang pasti tidak memberatkan warga yang ada.

“Selain swadaya masyarakat, kemarin dapat bantuan 2 kilogram cairan disinfektan dari PMI dan Dinas Kesehatan Kota Depok,” tutur Iswantoro.

Bahkan warga berencana akan menambah dua GDO lagi, masing-masing di jalan masuk dari timur, dekat gerbang SMPN 20 Depok sedangkan satunya dekat dengan Kavling Pelita, yaitu arah selatan. Rencana pemasangan GDO berlangsung selama satu bulan penuh, bahkan akan ditambah mengikuti masa tanggap darurat berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Dia pun berharap Pemkot Depok memberikan lebih banyak bantuan disinfektan agar program GDO dapat dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan. “Kalau hanya mengandalkan dana swadaya masyarakat, selama sebulan pasti berat. Kami berharap ada bantuan rutin, terutama cairan disinfektannya, kalau tenaganya kami ada Karang Taruna,” imbuhnya. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

 

You may also read!

mal melanggar perbatasan di depok

LPM Serua : Pembangunan Mal di Bojongsari Melanggar

LANGGAR : Bagian depan pembangunan Mal di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, diduga

Read More...
bantuan kampung siaga korona serua

Cluster Emerald Bantu Kampung Siaga Korona Serua

BERIKAN : Ketua RT4/10, Eko Setiawan menyerahkan bantuan kepada Lurah Serua, Dion Wijaya untuk Kampung

Read More...
UI bilik disinfektan

Kenapa Disinfektan Lebih Berbahaya untuk Manusia Ketimbang Antiseptik ?

BILIK : Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI) mengembangkan

Read More...

Mobile Sliding Menu