Festival Gue Banget, Peringati 20 Tahun Sekolah Alam

In Pendidikan
IST FOR RADARDEPOK
KARYA : Produk sepeda listrik buatan Irfan Burhanuddin Anwar yang dipertunjukkan di kegiatan Festival Gue Banget (FGB).

DEPOK – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-20, Sekolah Alam mengadakan kegiatan Festival Gue Banget (FGB) di Kinanti Building, Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, (25/8).

Konseptor Sekolah Alam, Lendo Novo mengatakan, FGB merupakan kegiatan festival yang memfasilitasi berbagai bidang minat dan bakat. Tujuannya untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa minat dan bakat adalah karunia yang ada pada setiap orang sebagai modal untuk berkarya secara maksimal.

“Rupanya tidak semua menyadari bahwa di dalam dirinya tedapat bakat dan kekuatan yang luar biasa. Karena tidak semua orang mengenal bakatnya sendiri. Berharap melalui FGB lebih banyak orang yang mau menggali minat dan bakatnya,” kata Lendo.

Selama festival berlangsung, terdapat beberapa penampilan yang disuguhkan oleh siswa-siswi sekolah yang tergabung dalam Sekolah Alam seperti School of Universe, Sekolah Alam Cikeas, Sekolah Alam Bintaro, Sekolah Alam Bekasi, Sekolah Alam Kebun Tumbuh, Sekolah Alam Depok, AB Home dan Sekolah Alam Bogor.

Acara yang dimulai pukul 08.30 tersebut diawali penampilan kolaborasi musik barang bekas oleh siswa. Kemudian The Rombenkz Recycle dan Sekolah Master Indonesia serta pertunjukan pencak silat.

“Ada juga Ali Sastra (penyanyi pendatang baru dari Bandung), Mahagenta Band dan beberapa talents yang ikut memeriahkan acara pembukaan. Seperti, Wiwid Gradasi (beatbox), Rosgana (Yoyo Master), Stars Basketball Freestyle,” terang CEA Maestro School Of Technopreneur, Donny Prayudi.

Acara FGB semakin meriah karena MC dibawakan oleh Dik Doang dan Ahmad Subki yang juga mengawali kegiatan dengan doa bersama langsung dipimpin oleh Dik Doang. Beberapa tokoh memberikan sambutan dalam acara pembukaan ini, seperti Ahmad Syarbini (Ganesha Maju Bersama), Nurul Khamdi (Jaringan Sekolah Alam Nusantara) dan Lendo Novo (Konseptor Sekolah Alam).

Salah satu agenda acara penting dalam FGB ini adalah presentasi bisnis dan wisuda kelulusan lima orang mahasiswa Maestro School of Technopreneur, yaitu Muhammad Khalid, Afrizal Firdaus, Irfan Burhanuddin Anwar, Aurayurry Kaniaazka dan Hamzah Fath.

“Masing-masing wisudawan didampingi oleh maestronya. Karena Maestro School of Technopreneur berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang semuanya adalah pengusaha muda, maka setiap wisudawan sudah harus memiliki bisnis untuk dapat diwisuda,” jelas Donny.

Donny menuturkan, prosesi wisuda kelulusan (pemberian medali kelulusan) dilakukan oleh seorang pengusaha nasional. Dan untuk wisuda angkatan pertama ini, pengusaha nasional yang terpilih untuk memberikan medali kelulusan adalah Sandiaga Uno.

“Menariknya, Sandiaga Uno menyimak dengan baik presentasi bisnis dari masing-masing wisudawan, bahkan sempat menjajal produk sepeda listrik buatan Irfan Burhanuddin Anwar,” tuturnya.

Setelah prosesi wisuda, FGB dilanjutkan dengan beberapa penampilan seni dan kreativitas mewakili berbagai minat dan bakat. Diantaranya, peragaan busana kain lurik hasil karya oleh Naura (AB Home), peragaan busana muslimah karya Nabila Mufidah (SA Ar Ridho), tari tradisional Tobelo dari siswa-siswi School of Universe, tarian tradisional oleh pelajar SA Mekar Bakti dan Pak Jayadi (SA Tanah Tingal) yang bercerita tentang pengalaman bersepeda ke Pulau Lombok.

“FGB juga dimeriahkan oleh beberapa tutorial untuk para pengunjung, seperti tutorial beatbox dari Wiwid Gradasi, puppet show dari Puppetaria, melukis dari Widi S. Martodihardjo dan tending animal dari komunitas sugar glider,” beber Donny.

Selain penampilan minat dan bakat serta tutorial dari para pengisi acara, FGB juga diramaikan dengan pameran produk dan karya dari para wisudawan, Green Education, Museum Sekolah Alam, Talents Mapping (LeadPro), Helmy (siswa SoU) dan berbagai Sekolah Alam.

“Sekolah yang menggelar pameran adalah School of Universe, Maestro School of Technopreneur, Nuefa Digital Campus, SA Al Karim, AB Home, SA Kendal, SA Cahaya Lampung, SA Bintaro, SA Batu Raden, SA Atifa, SA Medan Raya, SA Bambu Item, Sekolah Al Jannah, SA Duri, SA Kebun Tumbuh, SA Bekasi, SA Lampung, SA An Naba, SA Karawang, SA Balikpapan, SA Tangerang Mekar Bakti, SA Golden Solok, SA Purwakarta, SA Depok, SA Probolinggo, SA Alizzah Krian, SA Palembang, SA Excelensia Madura, SA Ar Ridho, SA Serang Banten, SA Bogor, Salima Klaten, SA Ciomas Bogor, SA Bangka Belitung, SA Surya Mentari, SA Insan Kamil Gowa, SA Jingga, SA Bontang dan Az Zakiyah Islamic School,” jelasnya.

FGB ini diselenggarakan oleh Yayasan Alam Semesta, School of Universe (SoU), Maestro School of Technopreneur (MSoT) bekerja sama dengan Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN), Ganesha Maju Bersama (GMB), Oke Oce Global Office dan didukung oleh beberapa pihak sponsor seperti: Bank Syariah Mandiri (KCP Sudirman, Bogor), Blitz Production, Kriya Nusantara,  OcTeen Design, Jasmine Caffee dan Oza Takoyaki. (san)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu