TPS Pasar Tugu Kaya Akan Manfaat

In Satelit Depok
Kirian Pasar Tugu
SIAP DIANGKUT : Sampah di TPS Pasar Tugu sedang  dikumpulkan sebelum diangkut ke TPA Cipayung. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara di Pasar Tugu memberikan dampak yang baik untuk masyarakat, terutama untuk para pedagang di pasar tersebut. Apalagi berdasarkan penjelasan dari Kepala UPT Pasar Tugu, Kecamatan Cimanggis,Ikhwan Suryadi Nasution di TPS Sementara tersebut tidak ada kegiatan ekonomi atau dikomersilkan.

Ikhwan mengatakan, pengelolaan TPS merupakan kewenangan petugas dari Dinas DLHK, sehingga pihaknya tidak ada kaitannya dengan proses pengangkutan sampah di lokasi tersebut.

“TPS pasar seharusnya diisi dengan sampah dari pedagang, tapi memang faktannya ada masyarakat yang ikut buang ke sana,” ujarnya.


Namun, dia menegaskan, masyarakat yang membuang sampah di TPS tersebut, tidak dipungut biaya. Tetapi, ada saja masyarakat yang memberikan sumbangan secara sukarela yang diberikan ke petugas kebersihan disana.

“Supir dan kernet  truk sampah yang buat kotak sumbangan sukarela untuk masyarakat yang numpang buang sampah di TPS ini,” tegas Ikhwan.

Ikhwan menjelaskan, untuk retribusi memang diadakan, tetapi itu ditujukan ke pedagang di Pasar Tugu. Besarannya pun disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok.

“Di sini kami ada retribusi kebersihan, keamanan dan lain – lain. Jumlahnya mulai dari Rp. 3500 – Rp. 4500 per hari, tergantung besar kiosnnya,” tuturnya.

Sementara itu, Sobirin, warga Kelurahan Tugu, yang sedang membuang sampah ke TPS Pasar Tugu mengaku kerap membuang sampah di TPS tersebut, karena di wilayahnya tidak terdapat TPS.

“Kalau sampah udah numpuk di rumah, biasanya saya buang di sini. Daripada saya buang sembarangan,” terangnya.

Ketika ditanya mengenai uang sumbangan, dia mengaku hal itu wajar karena di merasa terbantu dengan adanya TPS tersebut. Dia tidak mempermasalahkan adanya sumbangan, mengingat petugas kebersihan juga mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengangkuti sampah mereka.

“Saya sih ikhlas aja ngasih sumbangan. Biasanya saya sekali ngasih itu Rp2000, kadang juga tidak ngasih. Tidak ada paksaan, kesadaran kita aja yang numpang buang sampah di sini,” pungkasnya.(rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

warga depok terkena virus

Data Korona di Depok : 3 Pasien Positif dan 12 Pasien PDP Meninggal

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Jumlah kasus pasien positif virus Korona yang meninggal di Kota Depok bertambah

Read More...
afifah semprot disinfektan

Afifah Alia Semprot Disinfektan di Gereja HKBP Limo

PEDULI : Bakal Calon Walikota Depok dari PDI Perjuangan, Afifah Alia turun langsung sebagai operator

Read More...
belanja online di hypermart detos

Belanja Online di Hypermart Detos Bisa Lewat WA

ONLINE : Hypermart Depok Town Square (Detos) memberikan kemudahan bagi konsumen dengan belanja online. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu