SDN Panmas 1 Galakan Literasi dan Dokcil

In Pendidikan
literasi SDN Pancoranmas 1
LITERASI : Kegiatan Literasi yang diadakan di Perpustakaan SD Negeri Pancoranmas 1, Jalan Kembang Lio No.7 Kecamatan Pancoranmas. FOTO : SDN PANCORANMAS 1 FOR RADAR DEPOK.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK ─ Guna menjalankan Program Literasi. SDN Pancoranmas (Panmas) 1 Kota Depok mewajibkan setiap siswa menyumbang satu buku ke perpustakaan sekolah. Adapun giat literasi dilakukan selama 15 menit membaca buku non-fiksi, sebelum kegiatan belajar megajar (KBM) dan baca doa.

Guru Kelas IV, Lia Rizkiyah menyebutkan, anak diminta menyumbang buku agar meningkatkan minat baca anak. Kelas I dan III menyumbang buku fiksi, dan kelas IV dan VI menyumbang buku non-fiksi. Sebelum adanya giat literasi, dari 2018 hingga 2019, para guru diberikan workshop. Membahas kegiatan literasi dasar di sekolah, serta follow-up terkait kegiatan literasi.

“Pada November 2019, sekolah dapat sumbangan buku dari kerjasama antara Kemendikbud dengan Asia Foundation. Saat ini perpustakaan kami masih dalam tahap renovasi dan sedang diperbaharui,” ujar Lia yang juga Penanggung jawab Literasi di SDN Pancoranmas 1, kepada Radar Depok, Kamis (20/2).


Lia menambahkan, jadwal kunjungan siswa ke perpustakaan sekolah dibuat bergilir. Karena ruangannya yang belum cukup untuk menampung semua siswa. Kunjungan setiap hari dibagi menjadi dua sesi. Sesi pagi dimulai pukul 08:00-09:00 WIB dan siang pukul 09:00-10:00 WIB.

“Sejak digalakan giat literasi, tahun ini sekolah lagi menyiapkan buat lomba literasi nasional. Ada lomba mendongeng, dan baca puisi. Rencananya, akan mengirim satu anak dari kelas IV atau V,” tuturnya.

Sementara, selain menggalakan literasi. Sekolah Jalan Kembang Lio No7 Kecamatan Pancoranmas ini juga sedang mengunggulkan program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) termasuk dokter cilik (Dokcil).

Penganggung jawab UKS, Desty Nur Amalia menambahkan, di SDN Pancoranmas 1 turut mengunggulkan program UKS, yakni Dokter Cilik. Terdiri dari 30 orang, dari kelas 4, A dan B. Setiap Jumat diisi dengan kegiatan mengecek toilet, serta pot tanaman yang ada genangan airnya. Giat dilakukan dengan membagi dua shift, pagi dan sore. Setiap shift terdiri tiga orang dari tim Jumantik.

“Setiap sebulan sekali juga ada giat menimbang berat dan mengukur tinggi badan anak. Yang mengukur dari tim Dokcil. Setiap upacara mereka juga ikut menjaga temannya di belakang barisan, ketika ada yang sakit. Dan tiap Kamis diadakan rapat kerja,” ungkap perempuan yang juga guru Kelas IV ini.

Adanya program Dokcil ini, diadakan setelah sekolah menghimbau untuk tidak menggunakan plastik saat jajan. Pada 2018 dan 2019, sekolah sempat bekerja sama dengan FKUI. Dengan mengadakan kegiatan setiap Sabtu, yakni pendampingan keliling kampung sekitar sekolah, untuk memungut sampah, serta memisahkan sampah yang organik dan non organik. Rencananya tahun ini akan mengikuti lomba pelatihan UKS. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

glenn fredly meninggal

Musisi Glenn Fredly Tutup Usia

Gleen Fredly.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Salah satu musisi

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Penambahan Positif Korona di Indonesia Diatas 200 Orang tiap Harinya

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Hingga Rabu (8/4) sore ini, pemerintah menyatakan ada 2.956 kasus Covid-19 di

Read More...
cegah korona di abadijaya

Masuk RW4 Abadijaya Diperketat

SIAGA : Petugas Kampus Siaga Covid-19 RW4, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya disela menjalankan tugasnya, Rabu (8/4).

Read More...

Mobile Sliding Menu