Pengunjung Berkurang, Pengelola Tidak Takut

In Satelit Depok
pengunjung taman lembah gurame
LINGKUNGAN : Pemandangan Taman Lembah Gurame yang ada di Jalan Nangka Raya, Depok Jaya, Pancoranmas. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS — Pengunjung Taman Lembah Gurame mengalami penurunan hingga 150 orang, sejak awal Januari akibat curah hujan tidak menentu.

Kepala Pengelola Taman Lembah Gurame, Ardi Kuncoro, jumlah pengunjung pada Januari – Februari lebih sedikit dari bulan Desember 2019. Ardi mengira presentase penurunan sebesar 30—40 persen.

“Penurunan dan kenaikan pengunjung sudah biasa terjadi pada tempat wisata, tapi kami tidak takut apabila Lembah Gurame sepi pengunjung,” katanya kepada Radar Depok.


Ardi mengatakan, pada tahun 2019, jumlah pengunjung yang datang sebanyak 250—300 orang per harinya. Namun, pada awal tahun 2020 ini, jumlah pengunjung yang datang maksimal 200 orang per harinya.

“Penyebabnya bukan hanya curah hujan yang tidak menentu saja, tapi karena kita punya Alun-Alun Kota Depok, masyarakat lebih memilih ke tempat tersebut untuk mengisi waktu luang. Selain itu, dulunya banyak komunitas yang giat disini jadi berpindah ke alun-alun,” ujarnya.

Ardi tidak menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, Taman Lembah Gurame dibangun untuk melestarikan lingkungan hijau di Kota Depok.

“Target kami adalah anak-anak. Dimana setiap mengadakan acara, tujuan utama kami ke anak-anak khususnya TK dan SD. Acaranya pun lebih ke edukasi mengenai pengenalan lingkungan dan bagaimana menjaganya,” tambahnya.

Lebih lanjut, sambung Ardi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok (DLHK) Kota Depok selaku instansi pengelola, rutin melakukan pengawasan di Taman Lembah Gurame.

“Karena taman ini bukan komersil, yang kami hindari, yaitu pengrusakan taman. Jadi, setiap tumbuhan-tumbuhan disini kami rawat dan kami jaga baik-baik,” pungkasnya.

Pengunjung taman, Rashmita mengatakan dirinya berkunjung ke taman untuk menikmati keasrian taman. Menurutnya, Taman Lembah Gurame memiliki keunikan tersendiri sehingga tidak mungkin tutup.

“Selain gratis, tempat ini dikelola oleh kedinasan langsung. Jadi, memang seharusnya dirawat sedemikian rupa oleh pihak DLHK,” jelasnya.

Rashmita  menambahkan pihak pengelola perlu menjaga kebersihan danau buatan yang ada di pusat Taman Lembah Gurame. “Disini terlihat kotor danaunya, jadi pesan saya taman ini perlu dijaga kebersihannya,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

pembunuhan harjamukti tertangkap

Dua Pelaku Pembunuhan di Harjamukti Tertangkap, Sisa Satu Buron

TERTANGKAP : RH dan EP pelaku pembunuhan di Kelurahan Harjamukti sedang dimintai keterangan oleh Polres

Read More...
PDIP semprot disinfektan cipayung

PDIP Semprot RW11 Ratujaya

HADIR : Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriany didampingi pengurus lingkungan saat melakukan penyemprotan disinfektan

Read More...
sembako untuk ODP dan PDP

Sembako untuk Dampak Korona di Depok Siap Dibagikan

SALURKAN : Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana melakukan pengecekan sembako untuk ODP dan

Read More...

Mobile Sliding Menu