Pemprov Jabar Gandeng Yayasan InfraDigital Nusantara

In Pendidikan
pemprov jabar gandeng infradigital
KERJASAMA : Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Yayasan Infra Digital Nusantara tentang program CSR HUB, beberapa waktu lalu. FOTO : INFRA DIGITAL FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Provinsi (Provinsi) Jawa Barat menggandeng Yayasan InfraDigital Nusantara dalam program CSR HUB. Yayasan InfraDigital Nusantara dipercaya menjadi pengelola dana CSR Pendidikan, dari Industri dan Perusahaan yang ditujukan untuk program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat.

Giat ini bertujuan sebagai penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Jabar dengan Yayasan InfraDigital Nusantara, tentang kerjasama revitalisasi SMK, melalui CSR HUB.

“Ini juga sebagai sarana diskusi perkembangan program kerjasama industri dan SMK di Jawa Barat, serta pemaparan program yayasan,” ungkap Ketua Yayasan InfraDigital Nusantara, Muhammad Rofi.

Program yang diusung Yayasan InfraDigital Nusantara untuk revitalisasi, meliputi aspek pembenahan sistem tata kelola dan manajemen sekolah, pengembangan kurikulum dan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri, pengembangan kapasitas dan kompetensi guru, infrastruktur sekolah dan beasiswa bagi peserta didik. Langkah awal implementasi program ini adalah ditunjuknya tujuh sekolah SMK di Jabar.

“Kami berkomitmen bersama Pemprov Jabar dalam mewujudkan SMK Juara, dengan program yang unggul hingga menciptakan SDM terbaik dalam membangun Jabar,” tutur Rofi.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap semakin banyak industri yang bisa bekerjasama dengan SMK di Jawa Barat untuk pengembangan pendidikan serta peningkatan tingkat penyerapan tenaga kerja bagi siswa SMK.

Ia juga berharap adanya kerjasama untuk membekali siswa SMK dengan kemampuan Bahasa asing selain Bahasa Inggris guna menargetkan kerjasama internasional. Menurutnya, penanganan perkembangan Pendidikan untuk SMK membutuhkan reaksi yang sangat cepat dan adaptif.

“Karena SMK harus responsif terhadap perubahan agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan industri,” harap Emil—sapaan Ridwan Kamil–.

Tampak hadir, Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dewi Sartika, Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Jabar, Deden Saiful Hidayat, Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Jabar, Perwakilan Biro Kerjasama Pemprov Jabar, Tim TAP Jabar serta Perwakilan Industri yang bekerja sama dengan SMK. (rd)

 

Jurnalis : Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

YPI Al Muhtadin gelar kompetisi olahraga

Jelang Milad, YPI Al Muhtadin Gelar Kompetisi Olahraga

SIMBOLIS : Ketua YPI Al Muhtadin, Saefudin Zuhri secara simbolis menendang bola sebagai tanda dimulainya

Read More...
Lazfest 2020 selesai 1

Lazfest 2020 Ditutup dengan “Mengepak Sayap”

PENAMPILAN : Siswa kelas XI menampilkan musikalisasi puisi dalam acara penutupan Lazfest 2020, Sabtu (22/02).

Read More...
posyandu pondok petir terbanyak

Pondok Petir Jadi yang Terbanyak Memiliki Posyandu

RESMIKAN : Prosesi pengguntingan pita yang dilakukan Walikota Kota Depok, Mohammad Idris pada presmian Posyandu

Read More...

Mobile Sliding Menu