Investigasi Kematian Mega Muslim Butuh Waktu

In Metropolis
investigasi korban meninggal DBD
ILUSTRASI : Salah satu pasien masih menjalani rawat inap akibat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Kota Depok, Jalan Raya Mochtar, Kecamatan Sawangan, Senin (3/2). Pasien DBD yang saat ini masih dirawat di rumah sakit tersebut ada 9 pasien anak dan 4 orang dewasa. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok belum dapat memastikan penyebab kematian Mega Muslim warga RW9 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari beberapa waktu lalu. Padahal, keluarga korban menduga kuat Mega meninggal karena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Depok, Umi Zakiya mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena belum ada data yang menyebutkan penyebabnya.

“ Untuk kasus ini, sebab kematiannya belum ada di tulis di surat kematian,” kata Umi, kepada Radar Depok, Selasa (4/2).


Dia mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan wawancara dengan keluarga korban dan dari hasil wawancara tersebut menyebutkan, kematian korban kemungkinan dikarenakan sebab lain.

“ Penurunan trombosit bisa disebabkan penyakit lain, sehingga kami harus konfirmasi ke dokter spesialis,” tuturnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kematian korban. Hanya saja, proses investigasi ini akan memakan waktu yang cukup panjang.

“ Butuh waktu untuk melakukan investigasi. Karena Rumah Sakit (RS) yang merawat korban ada yang di Bogor dan Jakarta. Jadi harus mengikuti prosedur dulu,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pemantauan lingkungan di rumah korban untuk melihat potensi nyamuk di sana. “Pemantauan sudah dilakukan Puskesmas dan kader,” terangnya.

Terpisah, Paman almarhum Mega Muslim, Hendra menyebut, kematian keponakannya biar saja Dinkes investigasi. Hasilnya, apapun tetap saja tidak bisa mengembalikan keponakannya. “Silahkan saja investigasi,” singkatnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

Pengadaan Barang dan Jasa Daerah Disetop

  RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Proses pengadaan barang dan jasa untuk daerah di seluruh Indonesia disetop. Hal itu berdasarkan keputusan Menteri

Read More...
warga eks setu ke komnas ham

Komnas HAM : Tanah Eks Situ Krukut Milik Negara

TOL : Tol Desari sudah terbangun, namun warga eks situ Krukut belum terima ganti rugi

Read More...
hoaks korona meninggal di depok

Meninggal Korona di Pasar Musi, Hoaks

KLARIFIKASI : Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono (kiri) saat berbelasungkawa ke kediaman Ani Susanti.

Read More...

Mobile Sliding Menu