Hujan Deras, Pasokan Listrik Depok Aman

In Metropolis
pasokan listrik depok aman
PEMERIKSAAN : Petugas melakukan pemeliharaan jaringan di Gardu Induk Gandul, Kecamatan Cinere, beberapa waktu lalu. Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa bagian Barat (JBB) menegaskan pada musim hujan ini pasokan listrik di Kota Depok masih aman. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK


RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) sejak Senin (24/2) malam menyisakan genangan, bahkan banjir di beberapa kawasan.

Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) pun melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah terdampak banjir, untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Meski begitu, Asisten Manager Komunikasi dan CSR Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT-JBB), Arustie Utami menegaskan, walaupun sejumlah wilayah di DKI Jakarta dipadamkan sementara, namun pasokan listrik untuk Kota Depok tetap aman.


“Di unit JBB tidak ada gardu PLN yang terkena banjir, sehingga aliran listrik di Jabar dan Banten aman, Depok juga aman,” ungkap Arustie kepada Radar Depok, Selasa (25/2).

Maka itu, Arustie menyarankan warga Depok tidak perlu panik ada pemadaman karena banjir.

“Gardu induk Depok berada di kawasan aman, sehingga tidak perlu takut bahaya banjir yang bisa menggenang alat listrik PLN,” terangnya.

Terpisah, PT PLN (Persero) mengumumkan ada sekitar 1.564 gardu distribusi listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang dipadamkan menyusul genangan banjir akibat hujan deras. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, jumlah gardu yang tadinya dipadamkan mencapai 2.229 unit. Namun, pihaknya kini telah kembali memfungsikan 638 unit gardu.

“Dari data yang ada tadi malam yang terdampak adalah 2.229 gardu distribusi, dan sudah menyala saat ini 638 gardu distribusi. Terpaksa masih padam 1.564 gardu distribusi,” katanya.

Zulkilfi menyampaikan, pemadaman sementara ini terpaksa dilakukan demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama air masih menggenangi wilayah di sekitar gardu tersebut.

“Jadi sekali lagi kami sangat terpaksa memadamkan listrik di beberapa lokasi terdampak. Saya minta semua teman-teman distribusi untuk terus siap sigap membantu seluruh warga dalam hal kelistrikan ini,” seru dia.

Zulkifli mengaku bersimpati terhadap warga yang terkena musibah banjir hingga saat ini. Pihaknya siap membantu seluruh masyarakat yang terdampak. Lebih lanjut dia memaparkan, ada empat rumah sakit, dan enam SPBU yang terendam banjir. PLN membantu suplai listrik rumah sakit terdampak dengan genset.

“Jadi sepanjang instalasi bangunannya aman, gensetnya kami operasikan,” tuturnya.

General Manager (GM) PLN Disjaya DKI Jakarta Ikhsan mengatakan, pihaknya masih memadamkan 834 gardu. Perseroan mengerahkan 1.000 petugas patroli untuk memantau kondisi di lapangan. “Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat, itu akan segera kami nyalakan. Ini sangat terpaksa kami padamkan untuk keselamatan warga,” ucapnya.

Kemudian, GM Banten Dody menambahkan, pihaknya memadamkan 84 gardu yang terdampak di perbatasan dengan Jakarta, yakni daerah Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. Namun sebanyak 40 gardu telah dinormalkan.

Sementara itu, GM Jawa Barat Agung menuturkan, sejak tadi pagi ada sebanyak 1.111 gardu yang dipadamkan. Namun kini tinggal 745 yang belum dinormalisasi di Bekasi, Karawang, Purwakarta. Terpantau hingga pukul 09.00 WIB sebanyak 868 gardu di DKI Jakarta, 711 gardu di Jawa Barat, dan 33 gardu di Banten yang aliran listriknya diputus sementara. Total terdapat 1.612 gardu yang aliran listriknya diputus sementara demi keselamatan warga. Sementara sebanyak 43 gardu yang banjirnya sudah surut dan dinyatakan aman, listriknya telah dinyalakan kembali.

Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan, untuk DKI Jakarta dimana daerah yang aliran listriknya dipadamkan sementara diantaranya meliputi sebagian Pondok Kopi, Cempaka Putih, Menteng, Pondok Gede, Bandengan, Cengkareng, Lenteng Agung, Kramatjati, Jatinegara, Ciracas, Kebun Jeruk, Bintaro, Bulungan, dan Marunda.

Untuk Wilayah Jawa Barat meliputi sebagian Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cikarang, dan Gunung Putri. Sementara, untuk Wilayah Banten meliputi sebagian Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. “Kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan demi keselamatan masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (25/2).

Pihaknya mengimbau, kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air agar dapat mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB), dan mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak. Selain itu, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan. (rd/net)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

pembunuhan harjamukti tertangkap

Dua Pelaku Pembunuhan di Harjamukti Tertangkap, Sisa Satu Buron

TERTANGKAP : RH dan EP pelaku pembunuhan di Kelurahan Harjamukti sedang dimintai keterangan oleh Polres

Read More...
PDIP semprot disinfektan cipayung

PDIP Semprot RW11 Ratujaya

HADIR : Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriany didampingi pengurus lingkungan saat melakukan penyemprotan disinfektan

Read More...
sembako untuk ODP dan PDP

Sembako untuk Dampak Korona di Depok Siap Dibagikan

SALURKAN : Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana melakukan pengecekan sembako untuk ODP dan

Read More...

Mobile Sliding Menu