168 Peserta Ikuti Turnamen Tenis Meja

In Depok Sport, olahraga
turnamen tenis meja
SERU : Keseruan berlangsungnya Turnamen Tenis Meja Ganda Pemula Umum yang dilaksanakan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) bersama Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Depok yang disponsori oleh JNE Express Cabang Depok. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – 18 klub tenis meja bertanding guna memperebutkan satu unit sepeda motor yang disiapkan oleh Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) bersama Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Depok di Gelanggang Olahraga KONI. Minggu (2/1).

Ketua PTMSI, An Nur Muhammad menjelaskan, pertandingan ini berlangsung sejak 1 Februari  dengan total ada 168 peserta berkategori ganda pemula tanpa batasan usia.

“Selain satu unit motor ada pula uang tunai untuk juara ke-2 sebesar Rp5 juta, juara ke-3 sebesar Rp2,5 juta, dan peringkat 5 sampai 8 sebesar Rp200 ribu per-tim,” kata An Nur kepada Radar Depok.


An Nur menuturkan, masing-masing klub bermain dengan baik dan menjunjung sportifitas. Situasi juga berlangsung kondusif tanpa ada perselisihan antar tim.

Turnamen yang disponsori JNE Express tersebut, jelas Nur, dilaksanakan untuk menumbuhkan minat generasi baru di bidang olahraga tenis meja. Generasi tersebut akan menjadi penerus olahraga tenis meja yang bisa bermain ke pertandingan taraf Nasional maupun Internasional.

“Disini saya berharap para pemain dewasa yang ada di klub masing-masing bisa ajak anak-anak untuk ikut bermain sehingga bakat mereka akan dikembangkan di PTMSI maupun di KONI,” terangnya.

Ketua KONI Depok, Amri Yusra menambahkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PTMSI sebagai wujud sosialisasi olahraga tenis meja ke khalayak. Amri juga menyampaikan rasa bangganya terhadap para pegiat tenis meja.

“Apresiasi saya untuk para pemain di klub masing-masing dari Depok maupun luar Depok yang sudah menyemarakkan olahraga ini,” tegas Amri.

Amri mengimbau kepada para peserta turnamen untuk tidak menganggap turnamen sebagai ajang bersenang-senang saja, namun melakukan upaya pembinaan kepada atlet-atlet usia muda di bawah 21 tahun.

“Atlet di bawah 21 tahun bisa dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV),” tandas Amri. (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

warga eks setu ke komnas ham

Komnas HAM : Tanah Eks Situ Krukut Milik Negara

TOL : Tol Desari sudah terbangun, namun warga eks situ Krukut belum terima ganti rugi

Read More...
hoaks korona meninggal di depok

Meninggal Korona di Pasar Musi, Hoaks

KLARIFIKASI : Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono (kiri) saat berbelasungkawa ke kediaman Ani Susanti.

Read More...
data korona depok

Lagi, Meninggal Satu Orang Pasien Positif Korona Kota Depok

  RADARDEPOK.COM,DEPOK - Bertambah satu orang pasien positif virus Korona di Kota Depok yang meninggal. Sehingga, kini jumlah yang meninggal

Read More...

Mobile Sliding Menu