TBC dan Infeksi Otak di Era Milenial

In Pendidikan
Seminar RSUI tentang otak
SESI TANYA JAWAB : Kegiatan Seminar Awam Bicara Sehat ke-11 RSUI ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta seminar, Selasa kemarin (14/1) di Aula RSUI. FOTO : TANYA AUDRIATIKA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) kembali menggelar Seminar Awam Bicara Sehat Ke-11 yang bertajuk TBC dan Infeksi Otak di Era Milenial, Selasa (14/1) mulai pukul 8 hingga 12 siang.

Seminar kali ini RSUI bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dan Ejikman-Oxford Clinical Research Unit (EOCRU) berlangsung di Aula RSUI, Kampus Depok sekaligus disertai dengan peluncuran video edukasi mengenai Meningoensefalitis TB (METB) juga peluncuran diskusi online Sore Sehat, yaitu media edukasi kesehatan yang memanfaatkan platform sosial media Whatsapp.

“Pemberantasan penyakit Tuberculosis atau TB ini masih menjadi tantangan di Indonesia, pasalnya Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah penderita TB Paru (TBC) terbanyak di dunia, tercatat ada 420,994 kasus pada tahun 2017,” tutur Dokter Spesialis Pulmonologi RSUI, Gatut Prionugroho.

Tidak hanya paru, bakteri Mycobacterium tuberculosis penyebab TB juga dapat menginfeksi otak, yang kemudian memicu penyakit Meningitis Tuberculosa (METB). Seminar ini terbuka untuk umum dengan target utama peserta adalah kaum milenial dan keluarga-keluarga muda. Seminar ini dihadiri 105 peserta, di antaranya 18 orang dari Kader Kesehatan, 19 orang Puskesmas, 10 orang Rumah Sakit, empat Mahasiswa dari Fakultas UI (Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Farmasi), dan 54 peserta umum.

Ketua Panitia Seminar Dinda Diafiri menyebutkan RSUI berusaha mengemas kegiatan diskusi dan promosi kesehatan ke dalam bentuk yang interaktif, dan up to date mengingat target kampanyenya adalah kaum milenial yang sangat aktif dan memiliki mobilitas tinggi.

“Sementara forum diskusi online digunakan untuk menjangkau mereka yang tidak memiliki waktu untuk hadir pada diskusi langsung. Di RSUI sendiri kami juga menyediakan layanan TB Care Plus, yakni pelayanan TB holistik mulai dari mencegah hingga rehabilitasi, jadi masyarakat bisa mendapatkan layanan di satu tempat saja,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

pasangan mesum kegep di depok

20 Pasangan Mesum Kegep di Depok

DIBINA : Puluhan yang terjaring razia Satpol PP di bawa ke kantor Satpo PP Kota

Read More...
Korban kecelakaan di RSUD Kota Depok

Cerita Dibalik Insiden Kecelakaan Kader Posyandu Boponter di  Ngarok, Ciater

PENANGANAN : Salah seorang korban luka ringan mendapatkan penanganan dari tim kesehatan di RSUD Kota

Read More...
Konfrensi pers RSUD Depok

RSUD Kota Depok Tangani 13 Korban Luka Ringan

BERIKAN PENJELASAN : Dirut RSUD Kota Depok,  Devi Mayori melakukan konferensi pers terkait pasien luka

Read More...

Mobile Sliding Menu