PUPR Harus Perhatikan Situ Cibeureum

In Politika
PUPR harus Perhatikan Situ Cibereum
MENINJAU : Anggota Komisi IV DPRD Jabar, M. Faizin (paling kiri) saat meninjau Situ Cibeureum Desa Lambang Jaya, Tambun, Kota Bekasi, Senin (13/1). Foto : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BEKASI – Komisi IV DPRD Jawa Barat meminta Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk turun dan melakukan intervensi di Situ Cibeureum Desa Lambang Jaya, Tambun, Kota Bekasi.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperoleh Anggota DPRD Jabar, M. Faizin saat meninjau lokasi bersama Anggota Komisi IV DPRD Jabar lainnya, semula area situ tersebut tercatat 40 hektar. Namun, saat ini menyusut menjadi 24 hektar.

“Di Situ Cibeureum Bekasi ini, harus diambil tindakan cepat oleh pemerintah pusat, khususnya bagi Dirjen SDA Kementerian PUPR,” tegas Faizin kepada Radar Depok, Senin (13/1).

Dari 40 hektar dan menyusut menjadi 24 hektar, sambung politikus Partai Kebangkitan Kebangsaan (PKB) ini, diindikasikan sudah dipasang patok pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan ekonomi pribadi atau perusahaan.

“Makanya sebelum makin menyusut, sudah harusnya pemerintah pusat langsung turun mengamankan aset negara ini,” tegas Faizin.

Menurutnya, situ yang berfungsi untuk penampungan dan penyerapan air ini bisa dikembangkan banyak hal, di antaranya memaksimalkan fungsi lahan guna dilakukan pendalaman dan pemasangan sitepile agar tidak terjadi abrasi.

“Sehingga bisa menjadi ruang penampungan air yang lebih besar volumenya,” paparnya.

Di sisi lain, wakil rakyat Dapil Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini, situ juga bisa dikembangkan menjadi area wisata yang luar biasa menarik dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Karena itu, ia juga mendorong pemerintah provinsi segera mengambil langkah inisiatif untuk berkordinasi dg pusat sebagaimana di Depok melakukan intervensi ke Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis.

“Situ ini potensinya jauh lebih besar,” ujar Faizin.

Di sisi lain ada rencana perusahaan swasta yang akan menutup akses jalan masyarakat dengan memagarinya. Ia pun dengan tegas menolak rencana tersebut.

“Penutupan akses menuju Situ Cibeureum yang akan merugikan masyarakat, seluruh stakeholder di sana hingga pusat pun harus bersikap, jangan sampai itu terjadi,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

Baznas bantu korban rumah rusak di bojongsari

Baznas Kota Depok Bantu Tiga Rumah Rusak di Bojongsari

BANTUAN : Baznas Kota Depok di dampingi anggota DPRD Kota Depok dan KecBojongsari mengunjungi rumah

Read More...
volcano team buka kelas

Volcano Team Buka Kelas Reguler Plus

LATIHAN : Atlet Taekwondo Volcano team dari Cakra Rajasa Club berfoto bersama sebelum melakukan pemanasan

Read More...
Alumni FMIPA UI

Alumni FMIPA UI Gelar Pertandingan

TANDING : Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berfoto bersama menjelang pertandingan melawan tim

Read More...

Mobile Sliding Menu