PP Janji Tak Ada Cotraflow Lagi

In Metropolis
lanjutan contraflow di jalan margonda
RENCANA PENERAPAN CONTRAFLOW : Sejumlah kendaraan melintas di dekat lokasi jalan yang akan diberlakukan sistem Contraflow di kawasan Jalan Margonda Raya, Minggu (19/1). Hal tersebut dikarenakan adanya pemasangan Girder Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemasangan girder Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), dijamin PP Property Tbk tidak ada gangguan lalu lintas. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Depok sudah bersiap, rambu lalu lintas juga ready menjalankan Contraflow, semalam.

Kontraktor Pelaksana PT Gana Mitra Mandiri, Luhut mengatakan, Sistem erection Girder dilakukan dengan mengangkat girder ke atas pier jembatan layang, dengan mengunakan alat portal hoise. Sistem portai hoise merupakan perkembangan dari system yang dilakukan sebelumnya, yaitu menggunakan mobile crane.

“Pertimbangan untuk menggunakan portal hoise diantaranya lokasi proyek yang berada di tengah kepadatan lalu lintas. Sehingga membutuhkan alat dan metode yang lebih praktis dan efisien dari segi biaya dan kemudahan pelaksanaan,” kata Luhut kepada Radar Depok, Minggu (19/1).

Erection girder merupakan kegiatan penempatan girder ke atas pilar jembatan. Alur proses pekerjaan stressing dimulai dari Cek Persiapan, Setting posisis segmentasi, Penusukan stand, Perekatan antar segmen, Pemasangan jack stressing. Setelah itu selesai dilanjutkan dengan pemasagan anchor head, lalu Proses stressing, Pelepasan jack stressing kemudian Grouting dan patching.

“Erection Girder dengan menggunakan sistem Portal Hoise merupakan pengembangan dari sistem Mobile Crane, dimana karena faktor lokasi dan juga biaya pelaksanaan maka untuk mengatasinya dengan cara membuat peralatan pengganti Mobile Crane,” beber Luhut.

Setelah ini pekerjaan dilanjutkan dengan mengerjakan diafraghma, dia menjamin tidak akan adalagi penutupan jalan. “Kita schedule pukul 23:00 sampai 04:00 WIB, kedepan tidak akan ada lagi penutupan jalan, atau contraflow,” kata Luhut.

Sementara itu, Kasi Jaringan Transportasi, Bidang Lalu Lintas Dishub Depok, Aan Syurahman mengaku telah mempersiapkan sistem contraflow di Jalan Margonda Raya. Nantinya, Jalan Raya Margonda,yang dikerjakan PP Property Tbk mengharuskan jalan tersebut diberlakukan buka tutup alias Contraflow.

“Kami sudah siapkan tujuh personel untuk mengawasi serta menjalankan system contraflow di Jalan Margonda Raya. “Hal itu diubah dari rencana awal, yang harusnya menutup seluruh badan jalan,” terangnya.

Dia mengatakan, dibantu oleh pihak kepolisian untuk mengatur lalu lintas di Jalan Margonda Raya. “Kami juga dibantu pihak kepolisian,” tutup Aan. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

ILUSTRASI Cuaca BMKG

BMKG: Waspada Hujan Lebat pada Dini Hari di Jakarta

ILUSTRASI     RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada Selasa

Read More...
jambret ketangkep di sawangan

Ini Cara Masyarakat Sawangan Hukum Penjambret

AMANKAN : Babinsa Kelurahan Bedahan, Serka Nurhidayat mengamankan pelaku jambret di Jalan H Sulaiman, Kelurahan

Read More...
longsor di kecamatan sawangan

Jalan Kutilang BSI Pengasinan Longsor

WASPADA : Titik longsor di Jalan Kutilang RT2/12, Kelurahan Penagsinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/2). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu