Mengkritik Kinerja Idris-Pradi Jangan Asbun

In Metropolis
Ketum LSM KAPOK, Kasno.
Ketum LSM KAPOK, Kasno.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Statemen politisi Arif Budiman yang menyatakan kinerja Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna belum mampu membawa Depok menjadi kota yang memiliki kebanggaan, dan pembangunan jalan ditempat, serta menyinggung silpa APBD mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak. Salah satunya Ketua LSM Kapok, Kasno.

Kasno menilai, seharusnya pernyataan Arif tersebut melihat bagaimana dirinya sendiri sebagai kader parpol tertentu, mampu membesarkan parpol tempatnya bernaung sehingga tidak tergeser oleh perolehan kursi legislatif parpol lainnya.

“Siapa bilang tidak ada yang bisa dibanggakan? Ingat, semenjak Kota Depok berdiri selama 18 tahun belum pernah meraih penghargaan Adipura. Sementara di tahun 2017 Kota Depok meraih Adipura,” tutur Kasno.

Selain itu, sejak Kota Depok berdiri pada 1999 hingga era akhir jabatan Walikota Badrul Kamal dan Nur Mahmudi Ismail belum memiliki Alun-Alun.

“Tapi kini, Kota Depok sudah memiliki Alun-Alun yang terluas se-Jawa Barat 3,2 Hektare, sebagai ikon kebanggaan masyarakat Depok,” kata Kasno.

Belum lagi pembangunan inprastruktur lainnya. Seperti taman bermain di setiap kelurahan dan kecamatan, renovasi Stadion Merpati, GOR di GDC, serta RSUD di wilayah Timur Depok. Kemudian normalisasi beberapa situ, pembangunan jembatan, dan lain-lain.

Kasno melanjutkan, terkait kemacetan yang terjadi, Pemkot Depok tidak kurang-kurangnya berusaha menanggulangi. Seperti melalui program Sistem Satu Arah (SSA) di jalan Nusantara, hingga Contraflow di Jalan Arif Rahman Hakim. Belum lagi, Depok menjadi kota terendah tingkat kemiskinannya hanya 2,07 persen se-Jawa Barat, dan peringkat Ke-3 se-Indonesia di bawah Tangsel 1,76 persen dan Kabupaten Badung Bali 2,06 persen.

“Terkait Silpa, untuk apa penyerapan anggaran secara besar-besaran yang pada akhirnya terjadi tindak pidana korupsi seperti tersangka mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail,” tutur Kasno.

Kasno menilai, selama kepemimpinan Idris-Pradi hingga sekarang, Pemkot Depok terus menerus mendapatkan predikat WTP. Selain itu lanjut Kasno, jika Arif Budiman mengatakan pastisipasi masyarakat rendah dan masa bodo, faktanya Pemkot Depok melakukan pembangunan di segala bidang dari hasil kepedulian dan semangat juang partisipasi masyarakat yang tinggi melalui Musrenbang dari tingkat bawah hingga atas yang disahkan oleh wakil rakyat.

“Boleh kita mengkritik kepemimpinan Idris-Pradi, namun yang realistis dan obyektif tidak asbun,” tegas Kasno.

Kasno mengaku, pada prinsipnya pihaknya juga tidak alergi dengan kritikan, dan masukan dari masyarakat. Tetapi Kasno berharap, harus yang realistis dan objektif tidak terkesan asal bunyi (asbun). (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

Baznas bantu korban rumah rusak di bojongsari

Baznas Kota Depok Bantu Tiga Rumah Rusak di Bojongsari

BANTUAN : Baznas Kota Depok di dampingi anggota DPRD Kota Depok dan KecBojongsari mengunjungi rumah

Read More...
volcano team buka kelas

Volcano Team Buka Kelas Reguler Plus

LATIHAN : Atlet Taekwondo Volcano team dari Cakra Rajasa Club berfoto bersama sebelum melakukan pemanasan

Read More...
Alumni FMIPA UI

Alumni FMIPA UI Gelar Pertandingan

TANDING : Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berfoto bersama menjelang pertandingan melawan tim

Read More...

Mobile Sliding Menu