Korban Longsor Depok Disantuni Rp15 Juta

In Utama
santunan untuk korban meninggal longsor di depok
CEK LONGSOR : Sekda Kota Depok, Hardiono meninjau saat evakuasi korban longsor di Jalan Al Barokah RT 7/1, Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Kecamatan Cinere Depok. FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ahli waris Rumsinah, Amelia Susanti dan Nizam dapat hadiah pelipur lara dari Kementerian Sosial (Kemensos). Tiga korban longsor di Jalan Al Barokah RT 7/1, Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Kecamatan Cinere Depok ini, masuk dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang meninggal akibat bencana. Tercatat Jumat (3/1) pukul 09:00 WIB, sebanyak 43 jiwa tewas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan, semua korban banjir dan longsor di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten ditangani dengan baik. Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, dan Basarnas untuk mengevakuasi korban serta menampung mereka di tempat pengungsian.

Selain menyerahkan bantuan, Kementerian Sosial juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) ke sejumlah titik. Ini untuk membantu evakuasi korban.

Di samping itu, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai Rp4,8 miliar bagi korban banjir. Dana itu dialokasikan Provinsi DKI Jakarta Rp1,9 miliar, Provinsi Jawa Barat Rp 1,5  miliar, dan Rp720 juta untuk Provinsi Banten.

Kementerian Sosial mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) 43 orang. Juliari mengatakan, ahli waris tersebut akan mendapatkan santunan dari pemerintah Rp15 juta setiap jiwa. “Semua ahli waris korban akan mendapatkan santunan sebesar 15 juta rupiah,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Depok, Hardiono mengatakan, bencana yang terjadi saat pergantian tahun di Kota Depok, menjadi perhatian publik. Dia sempat menyambangi sejumlah titik banjir dan longsor.  Terutama banjir di yang paling parah di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan. Di sana memang daratannya rendah, jembatan yang ada juga malah justru menghambat jalannya air di Kali Pesanggrahan. Sehingga surutnya air cukup lama, perlu ada ada perencanaan ulang.

“Sebaiknya rumah disana emang harus direlokasi. Konstruksinya juga diubah. Kalau tidak begitu akan terus banjir dilokasi tersebut,” terangnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Sementara, dia juga melihat lokasi longsor yang mewaskan tiga warga di Kelurahan Pangkalanjati Baru, Cinere. Ini memang sudah musibah dan kehendakNya. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan. Berdasarkan infromasi yang dia terima Kemensos nantinya akan memerikan santunan kepada korban meninggal akibat bencana. “Besarannya Rp15 juta. Saya turut berduka cita,” jelasnya.

Kapusdatin Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan, jumlah korban tewas akibat banjir Jabodetabek dihimpun dari data BPBD, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial tercatat ada 43 jiwa.

“1 orang hilang, 3 orang hipotermia, 17 orang terseret arus banjir, 5 orang tersengat arus listrik, 12 orang tertimbun tanah longsor serta 5 orang masih dalam pendataan BNPB,” kata Agus.

Agus menambahkan, jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Jabodetabek mencapai 409 ribu jiwa hingga Kamis (2/1) pukul 22:00 WIB. Tercatat Kota Bekasi dengan warga terdampak paling banyak mencapai 366.274 jiwa.(jwp/rd)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

gantung diri di pancoranmas

Gantung Diri di Pohon Belimbing

AKIBAT DEPRESI : Jasad Jaelani (36), pria yang nekad gantung diri, masih menggantung di pohon,

Read More...
pelatihan guru di sawangan

K3S Sawangan Latihan Bikin Soal US

LATIHAN : Ketua Pelaksana, Amir N memberikan sambutan dalam Pembinaan Teknis Pengembangan dan Penyusunan Soal

Read More...
kebakaran gedung DPR

Ternyata Bukan Kebakaran yang Jadi Penyebab Gedung DPR Berasap

Asap di gedung DPR diduga berasal dari lantai 2.   JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar

Read More...

Mobile Sliding Menu