Kandidat Gerindra Bersaing Ketat

In Politika
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Politik Depok, Bernhard
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Politik Depok, Bernhard

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Mendekati pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, persaingan sejumlah Parpol dan tokoh makin sengit. Bahkan, tidak hanya di eksternal saja, tapi di internal partai pun terjadi kontestasi untuk memperebutkan siapa yang dimajukan sebagai kandidat.

Seperti yang dituturkan Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Politik Depok, Bernhard, mendekati pendaftaran, tentu sejumlah partai dan tokoh akan melakukan lobi-lobi intens, baik ke horizontal maupun pengurus vertikal.

“Seperti persaingan yang ketat di Partai Gerindra untuk Pilkada Depok 2020,” tutur Bernhard kepada Radar Depok, Senin (20/1).

Diketahui, untuk Pilkada Depok 2020, Gerindra memunculkan dua kader internal, yakni Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna dan Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari. Sementara, dari eksternal hasil penjaringan terbuka, memunculkan nama Rudi Samin.

“Menurut pendapat saya, Gerindra Kota Depok sudah saatnya menampilkan kader terbaiknya dalam kontestasi Pilkada 2020 ini,” kata mantan politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Bagi mantan Anggota DPRD Kota Depok ini, Yeti Wulandari cukup mampu untuk diusulkan Gerindra, dengan dua periode menjabat Wakil Ketua DPRD Depok memberikan pengalaman baginya untuk maju sebagai Kandidat Walikota Depok dan memiliki pengalaman dalam urusan Pemerintahan Daerah.

“Sebaiknya sudah saatnya Gerindra mengusung Kader Perempuan untuk maju sebagai Kandidat Walikota Depok,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, sejak Kota Depok berdiri, belum ada sosok perempuan yang memimpin Kota Depok baik Walikota maupun Wakil Walikota, bahkan kandidat perempuan yang maju dalam Pilkada pun tidak ada.

Sementara, sosok Pradi Supriatna saat ini menjadi Wakil Walikota Depok dan memiliki keunggulan dari segi popularitas dan elektabilitas, pasca pencalonannya di Pileg 2014, kemudian menjadi eksekutif mendampingi Walikota saat ini.

“Namun, selama ini Pradi belum memberikan prestasi kerjanya selama menjabat Wakil Walikota,” kata Bernhard.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Jawa Barat (Jabar) Partai Gerindra, Mayor Jenderal (Purn), Lodewyk Pusung menyebut nama Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna potensial untuk dimajukan dalam Pilkada Depok 2020.

Selain itu, Pusung juga menegaskan bahwa partainya memiliki prestasi luar biasa di Depok. Sehingga, layak untuk memajukan Calon Walikota di pesta demokrasi pada 23 September 2020 mendatang.

“Partai yang luarbiasa prestasinya di sini (Depok), kenapa tidak walikota. Buat target itu harus yang besar, masa buat target kecil,” tutur Pusung usai menghadiri rapat internal terkait penjaringan DPC Partai Gerindra Kota Depok, di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Depok, Senin (28/10).

Warga Cimanggis ini melihat, melihat sosok Pradi Supriatna potensial untuk Depok. “Tidak salah dong saya memilih Pak Pradi,” paparnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

YPI Al Muhtadin gelar kompetisi olahraga

Jelang Milad, YPI Al Muhtadin Gelar Kompetisi Olahraga

SIMBOLIS : Ketua YPI Al Muhtadin, Saefudin Zuhri secara simbolis menendang bola sebagai tanda dimulainya

Read More...
Lazfest 2020 selesai 1

Lazfest 2020 Ditutup dengan “Mengepak Sayap”

PENAMPILAN : Siswa kelas XI menampilkan musikalisasi puisi dalam acara penutupan Lazfest 2020, Sabtu (22/02).

Read More...
posyandu pondok petir terbanyak

Pondok Petir Jadi yang Terbanyak Memiliki Posyandu

RESMIKAN : Prosesi pengguntingan pita yang dilakukan Walikota Kota Depok, Mohammad Idris pada presmian Posyandu

Read More...

Mobile Sliding Menu