Ini Delapan Alasan Muhammadiyah Mengharamkan Vape

In nasional
vape dilarang muhammadiyah
ILUSTRASI

 

JAKARTA – E-cigarette (rokok elektronik) atau yang sering disebut vape, dinyatakan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai sesuatu yang harap. Apa alasan PP Muhammadiyah yang mengeluarkan fatwa haram itu?

“Merokok e-cigarette termasuk kategori perbuatan mengonsumsi khabā’iṡ (merusak/membahayakan),” demikian bunyi keterangan tertulis Majelis Tarjih dan Tarjid PP Muhammadiyah

Fatwa tersebut dikeluarkan dalam rangka program regulasi Kawasan Tanpa Rokok dari Muhammadiyah. Larangan ini dikeluarkan dalam putusan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah pada 14 Januari lalu.

“Tren penggunaan vape yang begitu mengkawatirkan di mana anak anak dan remaja mulai menjadi perokok vape yang demikian mengkawatirkan ini kemudian mendorong Majelis Tarjih PP Muhammadiyah kembali mengambil tindakan yang cepat untuk mengantisipasi hal ini dengan mengeluarkan Fatwa terkait larangan Rokok elektonik atau sering disebut vape,” tuturnya. (rd)

Ada delapan poin yang menjadi alasan Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram vape. Berikut daftar lengkapnya:

  1. Merokok e-cigarettetermasuk kategori perbuatan mengonsumsi khabā’iṡ (merusak/membahayakan).
  2. Perbuatan merokok e-cigarettemengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara cepat atau lambat sesuai dengan Q.S. al-Baqarah (2: 195) Q.S. an-Nisa’ (4: 29).
  3. Perbuatan merokok e-cigarettemembahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan uap e-cigarette sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi.
  4. e-cigarettesebagaimana rokok konvensional diakui mengandung zat adiktif dan unsur racun yang membahayakan, tetapi dampak buruk e-cigarette dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  5. Berdasarkan logika qiyās aulāwi keharaman e-cigarette lebih kuat dibandingkan dengan rokok konvensional. Hal ini karena: (1) penggunaan e-cigarette tidak lebih aman dibandingkan dengan penggunaan rokok konvensional sesuai fakta ilmiah yang menunjukkan tidak ada satu pun pihak medis yang menyatakannya aman dari bahaya (Lampiran B. Poin 3,4, dan 5); (2) merokok e-cigarettedalam jangka waktu yang lama akan menumpuk jumlah nikotin dalam tubuh (Lampiran B. Poin 6 dan 9); (3) ditemukan zat karsinogen dalam e-cigarette(4) e-cigarette juga telah terbukti disalahgunakan untuk mengonsumsi narkoba.
  6. Pembelanjaan e-cigarettemerupakan perbuatan tabżīr (pemborosan) sebagaimana diisyaratkan dalam Q.S. al-Isra (17: 26-27)
  7. Merokok e-cigarettebertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah (maqāṣid asy-syarī’ah), yaitu (1) perlindungan agama (ḥifẓ ad-dīn), (2) perlindungan jiwa/raga (ḥifẓ an-nafs), (3) perlindungan akal (ḥifẓ al-‘aql), (4) perlindungan keluarga (ḥifẓ an-nasl), dan (5) perlindungan harta (ḥifẓ al-māl).
  8. Merokok e-cigarette bertentangan dengan prinsip-prinsip kesempurnaan Islam, Iman dan Ihsan.

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

ILUSTRASI Cuaca BMKG

BMKG: Waspada Hujan Lebat pada Dini Hari di Jakarta

ILUSTRASI     RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada Selasa

Read More...
jambret ketangkep di sawangan

Ini Cara Masyarakat Sawangan Hukum Penjambret

AMANKAN : Babinsa Kelurahan Bedahan, Serka Nurhidayat mengamankan pelaku jambret di Jalan H Sulaiman, Kelurahan

Read More...
longsor di kecamatan sawangan

Jalan Kutilang BSI Pengasinan Longsor

WASPADA : Titik longsor di Jalan Kutilang RT2/12, Kelurahan Penagsinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/2). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu