Disdagin Grastikan 160 IKM Sertifikat Haki

In Metropolis
Disdagin depok gratiskan IKM
DUKUNG IKM : Pengurus AIKD saat mengikuti pelatihan yang dilakukan Disdagin Kota Depok. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Depok bakal senang bukan kepalang. Di 2020 Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, akan memfasilitasi pembuatan sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (Haki) bagi 160 pelaku IKM. Bahagianya seluruh biaya akan di gratiskan Pemkot Depok.

Kepala Bidang Perindustrian, Disdagin Kota Depok, Martinho Vaz mengatakan, kuota pengurusan Haki tahun ini lebih banyak dibanding tahun 2019 yang hanya berjumlah 20 IKM.

“IKM yang akan didaftarkan nanti yaitu 10 IKM Kuliner, dan 150 IKM lagi terbagi dari Fashion, kerajinan dan kosmetik,” ucap Martinho, kepada Radar Depok, Minggu (19/1).

Martin mengungkapkan, kepemilikan sertifikat HAKI sangat penting bagi pelaku usaha. Sebab, sertifikat tersebut berfungsi sebagai legalitas dalam mematenkan merek produk.

“Sertifikat HAKI ini untuk menjaga sekaligus mematenkan merek produk supaya tidak ada tindakan penjiplakan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa tahapan untuk bisa mendapatkan sertifikat HAKI. Di antaranya, sosialisasi, pelatihan, fasilitasi, hingga pendampingan yang dilakukan oleh pihaknya.

“Mudah-mudahan program sertifikat HAKI ini berjalan lancar dan sesuai target yang ditetapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD) Markiyat mengapresiasi program yang dibuat Bidang Perindustrian Disdagin Kota Depok tersebut. Sebab dengan adanya fasilitas pembuatan sertifikat Haki tersebut, anggota AIKD merasa terbantu dalam mengurus sertifikat Haki produk mereka.

“Saya sangat menganjurkan anggota AIKD untuk ikut dalam program ini. Karena program ini untuk kenyamanan para pengusaha itu sendiri,” kata Markiyat.

Dia menuturkan, dengan mempunyai Haki pengusaha tidak perlu khawatir bila di kemudian hari ada sengketa yang datang khususnya dalam hal merek dagang.

“Selain itu, jika merek dagang legal maka akan mendapat kepercayaan dari konsumen serta menambah kemitraan atau investor yang mempercayakan modalnya kepada kita,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

ILUSTRASI Cuaca BMKG

BMKG: Waspada Hujan Lebat pada Dini Hari di Jakarta

ILUSTRASI     RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada Selasa

Read More...
jambret ketangkep di sawangan

Ini Cara Masyarakat Sawangan Hukum Penjambret

AMANKAN : Babinsa Kelurahan Bedahan, Serka Nurhidayat mengamankan pelaku jambret di Jalan H Sulaiman, Kelurahan

Read More...
longsor di kecamatan sawangan

Jalan Kutilang BSI Pengasinan Longsor

WASPADA : Titik longsor di Jalan Kutilang RT2/12, Kelurahan Penagsinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/2). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu