Cilangkap Sosialisasi Ramah Anak Go to School

In Satelit Depok
musrenbang kelurahan cilangkap
KEGIATAN : Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cilangkap, yang berlangsung di Rumah Makan Gubug Gurame, Senin (20/1). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cilangkap, akan adakan pengembangan Ramah Anak ke berbagai sekolah, kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Gubug Gurame, Senin (20/1).

Lurah Cilangkap, Suaibun mengungkapkan berdasarkan usulan-usulan yang masuk saat Pra Musrenbang pihaknya akan merumuskan yang memang benar-benar menjadi skala prioritas.

“Untuk Pra Musrenbang kita mungkin agak berbeda, karena kita bikin empat pokja, setiap pokja menaungi beberapa RW untuk menjaring usulan-usulan masyarakat Cilangkap,” ucap Suaibun kepada Radar Depok.

Ia menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan pemberdayaan masyarakat, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

“Kita akan perdayakan masyarakat melalui berbagai pelatihan-pelatihan, sebagai sarana yang menunjang bagi peningkatan masyarakat,” tegasnya.

Suaibun berharap, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, baik yang fisik maupun yang non-fisik sesuai dengan aturan yang ada dan sudah direncanakan.

“Yang paling bermanfaat, yang paling menjadi kebutuhan masyarakat itu yang akan kami prioritaskan. Kalau sesuai keinginan semua pasti pingin, maka dari itu kami akan memperioritaskan yang paling prioritas,” ucap Suaibun.

Sementara, Ketua LPM Kelurahan Cilangkap, Taufik Zulpikar menambahkan, untuk infrastruktur usulan yang masuk pada saat Pra Musrenbang sekitar 70 usulan dari 22 RW. Lantaran terlalu banyak akhirnya dikerucutkan menjadi 40 usulan prioritas. Sedangkan kegiatan non fisik, berdasarkan usulan yang masuk ada 22 kegiatan.

“Jika dihitung dengan anggaran yang ada, tentu ini tidak akan cukup,” imbuhnya.

Untuk itu, pihak kelurahan menyiasatinya dengan mengadakan berbagai pelatihan dengan jumlah peserta yang dibatasi, agar semua dapat terselenggara dengan dana yang ada. Sebab, dengan membatasi jumlah peserta tiap pelatihan, maka seluruh kegiatan akan dapat tercover.

“Mungkin itu cara kami agar semua dapat terakomodir. Anak-anak dari sekolah yang kami undang pun menginginkan adanya sosialisasi Ramah Anak Go to School, untuk mengetahui tujuan serta manfaatnya,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

fasilitas alun-alun belum tertata

Tahun Depan Alun-Alun Depok Dibatasi

SAMBUTAN : Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati saat memberikan sambutan kegiatan Peringatan Hari Peduli

Read More...
komunitas mural depok 3

Komunitas Mural Depok : Setiap Gambar Berestetika dan Memiliki Makna (3-Habis)

KREATIF : Anggota komunitas Mural Depok sedang menggambar sosok seorang perempuan. FOTO : ISTIMEWA   Komunitas Mural

Read More...
Transportasi berbaris rel

Transportasi Berbasis Rel Terealisasi 2022

CINDERAMATA : Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana memberikan plakat kepada Direktur Prasarana  BPTJ Edi

Read More...

Mobile Sliding Menu