Beres MoU, Gerindra-PDIP Cari Teman

In Politika
koalisi partai gerindra dan PDIP
SEPAKAT : Kader Partai Gerindra dan PDIP Kota Depok berkumpul di Betawi Ngumpul, Kecamatan Beji (24/1) malam untuk melakukan MoU. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) untuk berkoalisi di Pilkada Depok 2020, di RM Betawi Ngumpul, Kecamatan Beji, Jumat (24/1) malam. DPC Partai Gerindra Kota Depok dan DPC PDI Perjuangan, akan menggandeng partai lain di Depok untuk bergabung membentuk gerbong besar.

Seperti yang disampaikan Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah. Pasca MoU dengan PDIP, keduanya akan membangun komunikasi dengan partai lain untuk bergabung membentuk koalisi besar di Pilkada 2020.

Dia mengungkapkan, penandatanganan koalisi antara Gerindra dan PDIP, sebelumnya mereka telah meminta pandangan ke DPP masing-masing.

“Alhamdulillah, tanggapannya baik dan merestui kesepakata. Kksepakatannya koalisi di tingkat DPC, selanjutnya dibawa ke DPP, karena masing-masing meminta itu.  Awal mau melakukan MoU, sebelumnya sudah dibawa ke DPP, sepakat untuk koalisi. Namun, kami tidak menutup kemungkinan dengan partai-partai lain untuk bergabung dengan koalisi kami,” kata Hamzah kepada Radar Depok.

Dalam MoU tersebut, sambung Hamzah, juga tertuang poin sepakat untuk mencalonkan Walikota dari Partai Gerindra dan Wakil Walikota dari PDIP. Tetapi, nama-namanya belum ditentukan. Sedangkan, poin kesepakatannya, antara lain sepakat untuk berkoalisi, bersama untuk membangun komunikasi dengan partai lain. Guna masuk dalam koalisi, kesepakatan dari partai mana yang menjadi calon walikota dan calon wakil walikota.

Dia mengungkapkan, di internal Gerindra, pihaknya sudah melakukan penjaringan calon Walikota dan Wakil Walikota, di mana dari kader Gerindra yang mendaftar hanya satu orang, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Sudah kami laporkan ke DPD selanjutnya ke DPP. Itu mekanisme sesuai kesepakatan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bahwa secara terbuka siapa yang mendaftar, itu yang akan diproses, dari internal ada satu dan eksternal satu nama,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hamzah yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Depok ini menyebutkan, ada dua dari internal Gerindra yang berkontestasi, yakni Pradi Supriatna dan Yeti Wulandari. Sedangkan dari eksternal memunculkan nama Rudi Samin.

Ia menegaskan, pada Pilkada 2020 ini, seluruh pengurus DPC , PAC hingga ranting sepakat mengusung kader partai, yakni Pradi Supriatna.

“Semoga segera mendapatkan rekomendasi, karena hasil MoU ini ditunggu DPP, Senin (27/1), kami akan membawa DPP,” tegasnya.

Hamzah menegaskan, pihaknya bukan terlalu percaya diri (Pede) atau terlalu yakin, karena dalam politik itu perlu hitungan matang. Ia menjelaskan bahwa suara di Pemilu 2019, antara PDIP dan Gerindra jika digabung, seluruh kecamatan akan menang.  “Makanya kita harus menjaga itu, dan bekerja hingga ke bawah,” katanya.

Bahkan, kembali Hamzah menegaskan ,sesuai kesepakatan dalam MoU, Gerindra dan PDIP akan membangun kerjasama dengan partai lain.

“Semua akan kami ajak komunikasi, memang sudah ada petanya, tentunya yang sudah komunikasi awal, seperti Golkar, PAN, PPP, PKB PSI dan partai lainnya. Ini untuk gerbong besar,” bebernya.

Sementara, Sekjen DPC PDIP, Ikravany Hilman mengungkapkan, koalisi ini sudah disepakati ke dua DPP. Meski masih menunggu DPP, pihaknya menyatakan sikap untuk komitmen berkoalisi.  “Karena ada kesamaan ideologi kita (PDIP dan Gerindra) dan sepakat menyelesaikan masalah dan membangun Depok bersama-sama,” kata Ikra -sapaannya-.

Koalisi ini, kata dia, sudah diserahkan ke DPP dan DPD PDIP Jawa Barat, bahwa tidak ada penolakan berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Depok di tahun ini.

“Sudah sounding dan tidak ada penolakan dari DPP PDIP. Bahwa Gerindra dan PDIP Depok terbuka untuk mengubah kota Depok yang lebih baik dan itu butuh bekerjasama barengan,” papar Ikra.

Sebelumnya, Ikra mengungkapkan, Depok merupakan urusan banyak orang, dan PDIP tidak mau menjadi urusan PDIP dan Gerindra saja, tetapi harus banyak pihak atau partai yang setuju serta berkontribusi membangun Kota Depok.

“Tentu kami tidak ingin menang dan membangun Kota Depok sendirian, perlu bersama-sama merangkul partai lain. Koalisi jelang Pilkada ini merupakan bagian awal dalam membangun koalisi besar untuk membangun Kota Depok,” ucap Ikra. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

bantuan korban longsor sukamaju baru

Rumah Yohanes Terbelah

PEDULI : Pihak Damkar dan Kelurahan saat memberikan bantuan ke korban terdampak bencana di RT

Read More...
longsor di SDN Mekarjaya 30

Tembok SDN Rubuh, 22 KK di Abadijaya Mengungsi

SEKOLAH RUBUH : Salah seorang guru bersama dengan warga saat melihat tembok pembatas yang rubuh di

Read More...
KWT Khodijah panen sayuran

Mengintip Giat KWT Khodijah 06 Ratujaya : Keberkahan di Musim Hujan, Panen Sayur Mayur,

PANEN BERKAH : KWT Khodijah 06 saat sedang memanen kangkung dan terong saat musim hujan

Read More...

Mobile Sliding Menu