Bawaslu Depok ingin KPU Jeli Seleksi PPK

In Politika
bawaslu depok ingin KPU Jeli
BERTUGAS : Komisioner Bawaslu Kota Depok, Andriansyah saat dijumpai Radar Depok di ruang kerjanya, di Sekretariat Bawaslu Kota Depok, Jalan Raya Nusantara Nomor 1, RT03/13 Kelurahan/Kecamatan Beji. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Per 15 Januari hingga 14 Februari, KPU Kota Depok melakukan tahapan perekrutan Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK). Bawaslu Kota Depok pun meminta agar lembaga pimpinan Nana Shobarna dapat menaati regulasi yang berlaku.

Seperti yang disampaikan Komisioner Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, kendati tahapan tersebut merupakan kewenangan KPU. Namun, sesuai amanah Undang-undang pihaknya melakukan pengawasan pada rekrutmen PPK.

“Untuk itu, kami melakukan pencegahan, kami sudah berkirim surat terkait pencegahan himbauan kepada KPU berkaitan dengan rekrutmen PPK ini. Bagaimana KPU taat aturan, sesuai mekainisme yang ada, prosedur, karena mereka juga sesuai PKPU dan pedomannya,” kata Andriansyah kepada Radar Depok, Kamis (16/1).

Ia menekankan beberapa persyarakatan yang harus ditaati KPU bahkan harus jeli untuk melakukan kroscek data calon anggota PPK yang mendaftar, seperti syarat tidak pernah menjabat dua kali dalam jabatan yang sama, kemudian tidak menjadi tim kampanye peserta pemilu.

“Demikian juga, tidak menjadi anggota partai politik paling singkat lima tahun tidak lagi menjadi anggota partai tertentu. Makanya, KPU harus jeli melihat latarbelakang calon anggota PPK,” paparnya.

Karenannya, Bawaslu juga akan melakukan pengawasan maksimal pada tahapan ini. Bahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KPU untuk lebih memaksimalkan kroscek data dan background calon anggota PPK.

“Kami juga akan segera menginformasikan KPU ketika ada tanggapan dari masyarakat perihal calon anggota PPK. Karena untuk tahapan rekrutmen PPK itu kewenangannya KPU, kami tidak akan terlalu masuk ke dalam dan hanya melakukan pengawasan dan memberikan informasi. Kami melihat kembali data-data itu, teman-teman adhoc.  Kemarin kami sudah melakukan koordinasi, sambil menyampaikan surat himbauan yang diterima langsung Ketua KPU,”ungkap Andri –sapaannya-.

Andri menambahkan, kesiapan dalam pengawasan ini, bawaslu pun tidak akan bosan-bosan untuk mengimbau terkait netralitas aparatur sipil negara (ASN). Sebab, pihaknya ingin momentum Pilkada ini, ASN juga tetap melakukan hal-hal positif dan menjaga etika.

“Etikanya seperti apa, tidak berpolitik praktis, tidak mendukung mendukung dan terlibat kampanye. Menentukan suaranya hanya di bilik suara. Itu kan ada aturannya,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

YPI Al Muhtadin gelar kompetisi olahraga

Jelang Milad, YPI Al Muhtadin Gelar Kompetisi Olahraga

SIMBOLIS : Ketua YPI Al Muhtadin, Saefudin Zuhri secara simbolis menendang bola sebagai tanda dimulainya

Read More...
Lazfest 2020 selesai 1

Lazfest 2020 Ditutup dengan “Mengepak Sayap”

PENAMPILAN : Siswa kelas XI menampilkan musikalisasi puisi dalam acara penutupan Lazfest 2020, Sabtu (22/02).

Read More...
posyandu pondok petir terbanyak

Pondok Petir Jadi yang Terbanyak Memiliki Posyandu

RESMIKAN : Prosesi pengguntingan pita yang dilakukan Walikota Kota Depok, Mohammad Idris pada presmian Posyandu

Read More...

Mobile Sliding Menu