Bahas Pajak di Era Revolusi Industri 4.0

In Metropolis
seminar di universitas gunadarma
KERJASAMA : Dirjen Pajak, Suryo Utomo, Ketua seminar nasional sekaligus Ketua Tax Center Gunadarma Beni Susanti bersama Kepala Kanwil DJP Jawa Barat III, Catur Rini Widosari di seminar nasional yang bertajuk Tantangan dan Peluang Perpajakan di Era Revolusi Industri 4.0. FOTO : TANYA AUDRIATIKA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK ─ Tax Center Universitas Gunadarma bekerja sama dengan Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dan DDTC, menggelar seminar nasional bertajuk Tantangan dan Peluang Perpajakan di Era Revolusi Industri 4.0, Kamis (23/1). Pelaksanaan seminar di Auditorium Kampus D Universitas Gunadarma Kota Depok ini, sekaligus merayakan  ulang tahun Tax Center Gunadarma ke empat.

Pantauan Radar Depok, saat acara dihadiri lebih dari 600-an relawan, termasuk 338 relawan dari Universitas Gunadarma. Adapun tujuh perguruan tinggi lain ikut menghadiri acara tersebut sebagai perwakilan relawan. Diantaranya, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), STIAMI Bekasi, Institut Tazkia Bogor, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, dan Universitas Bhayangkara.

Ketua Tax Center Gunadarma, Beni Susanti mengatakan, relawan yang diikutsertakan sudah melewati tahap seleksi, pembinaan, dan pelatihan. Para relawan mulai bertugas di Tax Center Gunadarma pada Februari besok, lalu Maret akan ditugaskan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) selama sebulan. “Setelah itu mengisi program–program di Tax Center,” singkat perempuan yang juga  Ketua Pelaksana Seminar, kepada Radar Depok, Kamis (24/1).

Dirjen Pajak, Suryo Utomo tampak hadir menjadi pembicara kunci (keynote speaker). Dalam kegiatan ini juga dilakukan tanda tangan MoU antara Gunadarma dengan DDTC yang diwakilkan Managing Partner DDTC, Darussalam.

Sementara, Kepala Kanwil DJP Jawa Barat III, Catur Rini Widosari berharap, dengan para relawan yang paham bagaimana melaksanakan pajak. Kelak di kemudian hari masyarakat tidak harus diingatkan untuk bayar pajak. Jadi ada kesadaran dari diri sendiri.

“Para relawan disini juga kita didik, diberi pembekalan bagaimana mengisi SPT, cara melaksanakan pembayaran pajak, dan menghitung pajak. Dan para relawan ini akan ditempatkan di Pos Pelayanan Pajak dan Kantor Pajak,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, misi relawan pajak ini bukan hanya sekedar membantu DJP membayar dan melayani. Namun tertanam sudah kewajiban untuk membayar pajak. Jadi ada rasa tanggung jawab terhadap negara untuk membayar pajak, berapapun gajinya.

Diketahui, tahun ini Kanwil Jabar III penerimaan total sebesar 98,19% atau sekitar Rp23 triliun dengan target Rp24 triliun.

“Sebenarnya kalau kita tidak ditambah (targetnya) bisa mencapai 100%. Namun pada november ditambah targetnya menjadi Rp250 miliar. Di tahun ini targetnya menjadi Rp30 triliun,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Tanya Audriatika

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

ILUSTRASI Cuaca BMKG

BMKG: Waspada Hujan Lebat pada Dini Hari di Jakarta

ILUSTRASI     RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada Selasa

Read More...
jambret ketangkep di sawangan

Ini Cara Masyarakat Sawangan Hukum Penjambret

AMANKAN : Babinsa Kelurahan Bedahan, Serka Nurhidayat mengamankan pelaku jambret di Jalan H Sulaiman, Kelurahan

Read More...
longsor di kecamatan sawangan

Jalan Kutilang BSI Pengasinan Longsor

WASPADA : Titik longsor di Jalan Kutilang RT2/12, Kelurahan Penagsinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/2). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu