Alun-alun Rusak Tanggung Jawab Kontraktor

In Metropolis
alun alun kota depok rusak
HARUS DIJAGA BERSAMA : Sejumlah warga beraktifitas di Alun-Alun Kota Depok, Kecamatan Cilodong, Minggu (19/1). Pemerintah Kota Depok mengharapkan masyarakat turut serta menjaga fasilitas yang ada di tempat tersebut. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca pembukaan Alun-alun, warga Depok dari segala penjuru berdatangan tak henti-henti. Saking banyaknya, sampai-sampai sejumlah fasilitas banyak yang rusak. Sejauh ini belum ada langkah kongkrit perbaikan yang dilakukan, demi keindahan Alun-alun di kawasan Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong.

Pantauan Radar Depok, tulisan ikonik di muka Alun-alun Depok  menutup tulisan tersebut dengan menggunakan terpal. Belum lagi, anak-anak yang bermain tanpa pengawasan, sehingga perlu perhatian khusus atau papan larangan, agar anak-anak tidak main sembarangan. Selain fasilitas parkiran juga belum tertata dengan baik. Ditambah dengan semrawutnya pedagang di depan alun-alun yang menutup lokasi indah tersebut.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan, bangunan yang rusak masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Saat ini masih dalam masa perawatan dan pemeliharaan proyek yang dilakukan pihak kontraktor. “Ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor selama sepuluh bulan,” kata Dudi akepada Radar Depok, Minggu (19/1).

Dia menjelaskan, terkait pemeliharaan dan pengawasan. Pemkot sudah membentuk UPT, untuk menjaga dan mengamankan aset milik Kota Depok tersebut. “Kalau pemelihataan pemkot sudah membuat UPT,” terang Dudi.

Sementara itu, salah satu warga Kecamatan Cilodong yang berkunjung di alun-alun, Oni Rachmadi mengaku, senang setelah pemkot membangun alun-alun. “Saya apresiasi, bisa ajak anak jalan-jalan pagi di alun-alun,” kata Oni.

Namun demikian, pihaknya juga mengusulkan agar pengawasan yang dilakukan bisa diperketat. Pasalnya banyak tempat yang berbahaya jika digunakan untuk bermain bagi anak-anak. Parkiran dan pedagang juga mestinya ditata supaya tidak semrawut. “Perlu pengawasan yang serius agar tidak terjadi korban,” tandas Oni.(rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

ILUSTRASI Cuaca BMKG

BMKG: Waspada Hujan Lebat pada Dini Hari di Jakarta

ILUSTRASI     RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada Selasa

Read More...
jambret ketangkep di sawangan

Ini Cara Masyarakat Sawangan Hukum Penjambret

AMANKAN : Babinsa Kelurahan Bedahan, Serka Nurhidayat mengamankan pelaku jambret di Jalan H Sulaiman, Kelurahan

Read More...
longsor di kecamatan sawangan

Jalan Kutilang BSI Pengasinan Longsor

WASPADA : Titik longsor di Jalan Kutilang RT2/12, Kelurahan Penagsinan, Kecamatan Sawangan, Selasa (25/2). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu