1.708 Calhaj Depok Tes Kesehatan

In Metropolis
calon haji depok tes kesehatan
ILUSTRASI : Keluarga melepas keberangkatan jemaah calon haji Kloter 30 di Halaman Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 1.708 calon jemaah haji (calhaj) Kota Depok tahun 2020, mulai melakukan tes kesehatan tahap satu. Tes kesehatan tersebut merupakan sayarat yang harus dipenuhi calhaj sebelum diberangkatkan ke tanah suci.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu rangkaian yang wajib dijalani jemaah calhaj. Mengingat, cuaca yang berbeda saat berada di tanah suci dapat berdampak bagi kesehatannya.

“Tes kesehatan penting diikuti agar jemaah calhaj mengetahui tingkat kesehatannya. Sebab, dalam melakukan ibadah membutuhkan waktu yang lama dan melelahkan,” katanya kepada Radar Depok, Rabu (22/1).

Dia mengungkapkan, pemeliharaan dan pembinaan kesehatan jemaah calhaj sudah dilakukan mulai dari wilayah asal. Pemeriksaan kesehatan dimulai dari puskesmas, kemudian saat perjalanan, di embarkasi, di Arab Saudi, dan saat kembali ke Indonesia. “Pemeriksaan tes kesehatan tahap pertama dilakukan di puskesmas tempat tinggal masing–masing calhaj,” tuturnya.

Dia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan sangat penting bagi calhaj,  terlebih bagi calhaj  yang sedang sakit. Sebab, dengan memeriksakan kesehatan justru penyakitnya bisa terdeteksi lebih awal dan segera diobati. Dengan begitu, saat pemeriksaan kesehatan tahap akhir kondisinya sudah sehat dan siap berangkat haji.

“Tes  kesehatan penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kesehatan dan memudahkan dalam melaksanakan ibadah haji,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Depok, Umi Zakiyati mengatakan, selain tes kesehatan, seluruh jemaah calhaj akan melakukan vaksinasi Meningitis Meningokokus. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi menyebarnya virus Meningitis Meningokokus dari negara luar.

“Nanti juga akan diberikan vaksinasi agar terhindar dari penyakit di luar ngeri,” bebernya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rangkaian persiapan pemeriksaan kesehatan sejak November 2019. Selanjutnya, pada Desember 2019 seluruh calhaj sudah dapat melakukan pemeriksaan kesehatan tahap I.

“Pemeriksaan kesehatan tahap I sudah dilakukan melalui 11 UPT Puskesmas Kecamatan, sebagai penyelenggara pemeriksaan kesehatan haji. 1.708 calhaj akan memeriksakan dirinya ke puskesmas terdekat,” tuturnya.

Pemeriksaan tahap I tersebut dilakukan sebagai tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan calhaj sedini mungkin, dan mengetahui faktor risiko pada diri mereka. Dengan begitu, jemaah calhaj dapat mengelola kesehatannya untuk  mencapai kondisi yang optimal menjelang keberangkatan ibadah haji.

Umi menambahkan, untuk tahap I pemeriksaan dilakukan beberapa jenis. Antara lain pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang

“Untuk pemeriksaan penunjang dilakukan pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan darah rutin, kimia darah, dan urinalisa. Juga rontgen dada, dan elektrokardiogram untuk usia yang lebih dari 40 tahun atau jika ada indikasi dokter pemeriksa,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

styrofoam penuhi kali laya

Styrofoam Penuhi Kali Laya

KOTOR : Aliran Kali Laya tak terlihat akibat terhalang sampah, belum lama ini. FOTO :

Read More...
rencana jalan margonda berbayar

Jalan Margonda Berbayar Mandek

MASIH BELUM JELAS : Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Margonda. Wacana penerapan berbayar dikawasan

Read More...
KPU cari anggota PPS

KPU Cari 189 Anggota PPS

LAUNCHING : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat memberikan sambutan dalam Launching Tahapan Pilkada

Read More...

Mobile Sliding Menu