Ujian Nasional Diganti Sistem Penilaian Berbobot Penalaran

In nasional, Utama
SERIUS : Sejumlah siswa saat mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 26, Jalan Mangga, Kecamatan Beji. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

JAKARTA – Ujian Nasional (UN) dipastikan akan dihapus oleh Kementerian Pendidikan dn Kebudayaan (Kemendikbud). Bahkan, sudah disiapkan juga penggantinya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan UN akan diganti dengan sistem penilaian yang mengedepankan penalaran.

“UN yang sekarang mungkin dominan ke arah konten, misalnya ujian sejarah itu ingat tahun, nama pahlawan dan sebagainya, kalau matematika bagaimana mengingat rumus dan penerapannya. Nanti akan diganti dengan sistem penilaian yang mengedepankan penalaran,” ujar Totok.

Dijelaskan, hal ini sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pada masa depan yang mengedepankan penalaran.

Bagaimana bentuk soal ujian pengganti UN? Dikatakan, untuk bentuk sistem penilaiannya sendiri bisa pilihan ganda atau esai.

“Kami belum tahu bentuknya seperti apa, belum sampai ke arah situ. Masih dalam tahap pembahasan,” kata dia.

Totok menegaskan, tetapi ujian yang mengedepankan penalaran tersebut, baru akan dilaksanakan setelah tahun 2020. Karena, di tahun 2020 masih menerapkan UN.

Pada sistem penilaian yang baru tersebut, soalnya beragam. Ada yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, dan ada juga yang mudah.

“Kalau dalam teori penilaian, kesulitan selalu ada. Ada yang mudah dan ada yang sulit, ” kata Totok yang juga Plt Dirjen Dikdasmen Kemendikbud tersebut.

Tujuannya untuk menangkap kemampuan siswa yang beragam. Hal tersebut tidak bisa tercapai jika soal yang diberikan semuanya mudah atau semuanya sulit.

Sebelumnya, Kemendikbud telah menambah jumlah soal yang membutuhkan penalaran tinggi dalam soal UN dalam beberapa tahun terakhir.

Namun Totok mengaku hal itu tidak efektif, karena daya pikir tingkat tinggi harus dilakukan dengan mengubah budaya. (jpnn/rd)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

banjir kelurahan gandul rumah jebol

69 KK Kebanjiran di Gandul, Pemkot Depok Cepat Tanggap

JEBOL : Rumah milik Jayadi di Jalan H Usman  Gang Tirta RT13/5 Kelurahan Gandul, Cinere

Read More...
XL Axiata gelar donor darah

XL Axiata Gelar Donor Darah

BERBAGI : Kegiatan Donor Darah di XL Axiata Tower, Jakarta Selatan pada Senin (27/1). XL

Read More...
Ketua Fokla Depok Retno Wijayanti

Fokla Depok : Pengaruh Teman Lebih Dominan Saat Dewasa

Ketua Fokla Depok Retno Wijayanti.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Adanya kasus penculikan anak dibawah umur asal Kota

Read More...

Mobile Sliding Menu