SMK Putra Bangsa Bekali Siswa Etika Dunia Kerja

In Pendidikan
pembekalan siswa SMK Putra Bangsa
MATERI : Pemberi materi etika dunia kerja, Nurliana sedang menyampaikan materi di hadapan siswa kelas XI yang akan menjalani Program Prakerin. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK, DEPOK – Mempersiapkan siswa kelas XI yang akan menjalani Praktik kerja Industri (Prakerin), SMK Putra Bangsa mengadakan pembekalan terlabih dahulu, Senin (09/12). Itu bagian dari perbekalan mereka tentang etika kerja, sehingga tahu apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan saat berada di dunia kerja.

Wakil Bidang Kesiswaan SMK Putra Bangsa, Aji Widayat mengatakan, tahun pelajaran 2019/2020 total ada 301 siswa yang kelas XI yang akan menjalani Program Prakerin. Mereka terbagi dalam empat kompetensi keahlian, yakni ada Multimedia, Akuntansi dan Keuangan lembaga, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, dan satu lagi Bisnis Daring dan Pemasaran.

“Ini adalah pembekalan tentang etika dunia kerja. Jadi, saat melaksanakan Prakerin di Bulan Januari-Februari 2020, siswanya sudah siap untuk bergelut di dunia kerja,” ucapnya kepada Radar Depok.

Aji menjelaskan, Prakerin adalah program dari sekolah untuk bisa merasakan dunia kerja. Siswanya bisa melihat dan mengetahui tentang hal-hal tentang dunia kerja. Sehingga, ilmu pengetahuan yang sudah mereka dapatkan dari kelas X dan XI bisa diaplikasikan di dunia kerja.

“Di dunia pendidikan SMK, untuk materi pembelajarannya, presentasenya lebih besar praktik yang mencapai 70 persen, dan teorinya hanya 30 persen. Jadi, prakerin sangat perlu dilakukan untuk peningkatan kompetensi,” katanya.

Sementara itu, pemberi materi etika dunia kerja, Nurliana menuturkan, kedisplinan menjadi dasar penting dalam etika dunia kerja. Terkadang hal itu terlihat mudah, tetapi kerap ditinggalkan. Harus bisa membedakan saat kedisiplinan di sekolah dan di dunia kerja. Kalau di sekolah, tidak disipilin bisa diberikan sanksi oleh pihak sekolah. Tetapi, kalau di dunia kerja bisa saja dikeluarkan karena tidak disiplin dan berpengaruh pada kinerjanya.

“Misalkan dalam hal jam kedatangan. Dari hal itu, bisa terlihat motivasi dirinya untuk melaksanakan pekerjaan atau kewajiban yang diberikan. Bahkan cara komunikasipun sangat berpengaruh dalam dunia kerja. Jadi, harus diatur dan ditata,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Waspada Bahaya Bahan Tambahan Makanan

  Oleh: Fauzan Solihin Mahasiswa STIKIM Jakarta   HAMPIR semua makanan atau minuman yang ada dijual di pasaran kini banyak mengandung Bahan Tambahan

Read More...
dahlan iskan

Arwana 6 T

  Oleh: Dahlan Iskan   ORANG pun mencibir: beli ikan arwana kok sampai Rp6 triliun.  Saya tidak akan menyalahkan arwana. Juga tidak

Read More...
Ketua LSM Kapok, Kasno

Elektabilitas Masih Tinggi

Ketua LSM Kapok, Kasno   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rilis DPD PKS Kota Depok yang mengerucutkan tiga kader

Read More...

Mobile Sliding Menu