Satu Abad Damkar, Depok Tingkatkan Profesionalisme

In Metropolis
Ketua III DPP APKARI, R Gandara Budiana.
Ketua III DPP APKARI, R Gandara Budiana.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemadam Kebakaran (Damkar) genap berusia 1 Abad (100 Tahun) tepatnya tanggal 1 Maret. Secara umur memang tidak lagi muda, namun tekad dan komitmen masih menjadi prioritas Damkar dalam memberikan pelayanan.

Ketua III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI), R Gandara Budiana mengatakan, dari awal kemunculannya 1 Abad yang lalu, Damkar telah dipercaya masyarakat untuk menangani berbagai permasalahan mulai dari kebakaran sampai dengan penyelamatan hewan.

Permasalahan yang ditangani Damkar tersebut membuat memiliki beban tugas yang tinggi. Sehingga perlu adanya regulasi khusus yang menjadikan Damkar menjadi suatu hal prioritas.

Pada Tahun 2014, tambah Gandara, akhirnya lahir Undang–Undang 23 Tahun 2014 sebagai perubahan atas Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang dalamnya Pasal 12 berbunyi bahwa, Pemadam Kebakaran masuk menjadi rumpun urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Konsekuensi ini urusan wajib pelayanan dasar, jadi Pemerintah Daerah selaku ujung tombak pelayanan kepada masyarakat harus memprioritaskan Pemadam Kebakaran menjadi hak masyarakat selaku warga negara,” kata Gandara yang juga menjabat Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Depok.

Gandara menambahkan, pemerintah harus konsekuen dalam menjadikan Pemadam Kebakaran sebagai sebuah hal prioritas. Sebagai wujud pelayanan dasar tersebut yang kemudian lahirlah Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota.

Gandara menjelaskan, momentum 1 Abad pengabdian Damkar, akan dijadikan sebagai momentum perbaikan kualitas Damkar di Indonesia. “APKARI bersama Pemerintah, berkomitmen untuk memperbaiki kualitas institusi Damkar. Perbaikan yang sedang diusahakan untuk diperbaiki adalah masalah kelembagaan, sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia,” tegas Gandara. (rd)

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Waspada Bahaya Bahan Tambahan Makanan

  Oleh: Fauzan Solihin Mahasiswa STIKIM Jakarta   HAMPIR semua makanan atau minuman yang ada dijual di pasaran kini banyak mengandung Bahan Tambahan

Read More...
dahlan iskan

Arwana 6 T

  Oleh: Dahlan Iskan   ORANG pun mencibir: beli ikan arwana kok sampai Rp6 triliun.  Saya tidak akan menyalahkan arwana. Juga tidak

Read More...
Ketua LSM Kapok, Kasno

Elektabilitas Masih Tinggi

Ketua LSM Kapok, Kasno   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rilis DPD PKS Kota Depok yang mengerucutkan tiga kader

Read More...

Mobile Sliding Menu