Owner Cahaya Souvenir, Sri Wulandari : Lewati Rintangan, Kini Punya Omset Hingga Rp170 Juta (3-Habis)

In Metropolis
cahaya souvenir
SUKSES : Owner Cahaya Souvenir, Sri Wulandari memperlihatkan souvenir buatannya, di tokonya Jalan Margonda Raya, Gang Sawo Arah Stasiun UI Depok. FOTO : LUTVIATUL FAUZIAH/RADAR DEPOK

 

Setelah hampir menyerah dengan banyaknya cobaan yang dihadapi selama menjalani usaha. Sri Wulandari tetap berusaha semangat dan beryukur, dengan keadaan yang dijalaninya. Tak pernah mengeluh, apalagi mencoba pasrah dengan keadaan.

Laporan: Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Ia percaya, jika mau berusaha pasti akan ada jalan mencapai kesuksesan. Perjalanan hampir tujuh tahun membangun usaha dengan suka-duka yang luar biasa, membuat ia tidak mudah puas atas apa yang sudah diraih.

Menurutnya masih banyak yang belum ia lakukan. Dari berbagai macam kegagalan yang dilalui. Ia terus berfikir bahwa ada sesuatu yang salah dan belum sempurna.

“Awal berbisnis saya berjalan tertatih-tatih, saya fikir bisnis ini tidak akan bisa berjalan sendiri. Pasti butuh pendamping, mentor ataupun komunitas dapat saling menguatkan,” ucap Sri kepada Radar Depok.

Ia terus mengevaluasi diri, berbenah dan mencoba ikut bergabung dalam komunitas bisnis yang ia rasa bisa mengubah pandanganya terhadap bisnisnya. Setelah tergabung di komunitas, akhirnya ia menilai dapat mengubah sistem bisnisnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Pencapaian dari segi materi, itu relatif ya. Yang terpenting kami bekerja ikhlas dan sungguh-sungguh, agar apa yang dihasilkan sesuai keinginan pelanggan,” tambahnya.

Tak main-main, atas kerja kerasnya tersebut saat ini ia sudah memiliki tiga orang karyawan yang dipekerjakan di toko miliknya. Tak sampai disitu, omset yang ia kantongi dalam sebulannya cukup fantastis.

Dalam sebulan, omsetnya bisa mencapai Rp50 hingga 80 juta. Apalagi, jika musim Pilkada dan Pilpres tiba, pendapatannya bisa mencapai Rp170 juta setiap bulannya. Tentu ini bukan pendapatan yang biasa. Namun, ia tak mudah puas diri, Sri mengaku tidak mengedapkan omset. Saat ini ia fokus pada kesejahteraan karyawannya.

“Kita tidak mencoba menurunkan harga demi bersaing dengan kompetitor. Tetapi, mengedepankan produk dan ketepatan waktu dalam pengerjaan, agar tidak mengecewakan konsumen,” tutupnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Rama Pratama

Senekat Apa Rama Pratama?

BERI PEMAPARAN : Rama Pratama memberikan pemaparan terkait visi dan misinya dalam pencalonan dirinya menjadi

Read More...
Maulid Nabi Muhammad SAW SMP dan SMA Bintara

SMP dan SMA Bintara Kuatkan Karakter Religi

KEAGAMAAN : Ustad Abdul Kaafi sedang memberikan tausiah dihadapan siswa-siswa SMP dan SMA Bintara dalam

Read More...
Ilustrasi pencabulan

Tukang Es Krim di Depok Cabuli Anak di Bawah Umur

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Seorang tukang eskrim keliling bernama Karondo diringkus Unit VI PPA Polres Metro

Read More...

Mobile Sliding Menu