Inovasi Kuliner dari Sarjana Teknik, Dwi Gunawan : Bangun Bisnis Camilan Ricek, Omset Rp8 juta Per Bulan

In Satelit Depok
Bisnis camilan ricek
SUKSES : Dwi Gunawan saat menunjukan cemilan miliknya yang berbahan dasar beras, di salah satu pusat perbelanjaan modern di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Rabu (4/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Banting stir sebagai lulusan strata satu teknik, Dwi Gunawan kini tengah mengembangkan bisnis cemilannya yang diberi nama Ricek, dengan omset hingga Rp 8 juta per bulannya. Penjualannya pun sudah merambah ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Laporan : Lutviataul Fauziah 

RADARDEPOK.COM – Dwi Gunawan, lulusan sarjana teknik mencoba terjun ke dunia usaha sejak Oktober 2018. Berawal dari kurangnya rasa percaya diri, ia terus berusaha meyakinkan diri sendiri agar dapat konsisten dengan apa yang akan dijalaninya.

Dengan modal nekat, ia membuat makanan ringan bernama Ricek berbahan baku utama beras dan tepung sagu. Namun, di awal tidak bisa dikatakan mulus, jalan yang dilalui Dwi cukup berliku, tetapi ia percaya bahwa kesuksesan besar yang dialami berawal dari satu langkah. Itu yang menjadi motivasi bagi dirinya.

Pria kelahiran 1983 ini membeberkan, awal usaha ia membuat kemasan camilannya itu cukup simple, serta awal penjualan hanya dititip ke tempat usaha lain dan ke kerabat terdekatnya saja.

Merasa belum maksimal, ia pun terus berbenah mengembangkan bisnis camilan berasnya agar sesuai target.  Dengan kerja keras serta dukungan dari keluarga, akhirnya produk Ricek perlahan mulai dikenal masyarakat.

“Saat ini alhamdulillah, saya sudah memiliki beberapa usaha makanan ringan yang mulai dikenal luas, tidak hanya Ricek saja,” ucapnya.

Dengan mulai banyaknya peminat, Dwi Gunawan dapat memproduksi camilan yang berbahan dasar beras ini hampir setiap hari, kecuali Minggu dan libur nasional. Ia memproduksi di kediamannya, Jalan Raya Jakarta Bogor KM 33, Gang Sawo RT 02/02 No.4 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis.

Omset yang didapat pun tidak sedikit, sebab bisa menghasilkan hingga Rp8 juta per bulan dari satu produk. Sedangkan Dwi memiliki beberapa varian produk.

Produknya juga saat ini dapat dijumpai di pusat perbelanjaan modern di Jalan Raya Bogor maupun dipesan secara online. Untuk cemilan ini, terdapat dua varian rasa, yaitu orginal dan pedas. Bahkan, sudah menyebar ke beberapa kota di Pulau Jawa,

“Untuk rasa pedas, kami langsung campurkan sambal pada adunannya. Sehingga, rasa pedas nya alami dari sambal, jadi kita tidak menggunakan bubuk cabai, seperti trend makanan pedas saat ini. Saya bertekad membesarkan usaha ini dengan kerja keras dan semangat yang dimiliki,” ucap Dwi. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

banjir kelurahan gandul rumah jebol

69 KK Kebanjiran di Gandul, Pemkot Depok Cepat Tanggap

JEBOL : Rumah milik Jayadi di Jalan H Usman  Gang Tirta RT13/5 Kelurahan Gandul, Cinere

Read More...
XL Axiata gelar donor darah

XL Axiata Gelar Donor Darah

BERBAGI : Kegiatan Donor Darah di XL Axiata Tower, Jakarta Selatan pada Senin (27/1). XL

Read More...
Ketua Fokla Depok Retno Wijayanti

Fokla Depok : Pengaruh Teman Lebih Dominan Saat Dewasa

Ketua Fokla Depok Retno Wijayanti.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Adanya kasus penculikan anak dibawah umur asal Kota

Read More...

Mobile Sliding Menu