Hindari Jalan Raya Kalimulya

In Satelit Depok
Perbaikan jalan raya kalimulya
PENINGKATAN JALAN : Lalu lintas di Jalan Raya Kalimulya tersendat pada dua arah, karena bergiliran melaju pada pembangunan peningkatan jalan provinsi sepanjang Jalan KSU hingga Jalan Raya Kalimulya selama dua bulan ke depan, Senin (02/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Sepanjang lima kilometer di Jalan Raya Kalimulya Kecamatan Cilodong akan dibetonisasi. Sehingga, Lurah Kalimulya, Nandang Juhana mengimbau kepada warga dan pengendara yang melintas untuk menghindari jalur provinsi tersebut selama dua bulan kedepan.

Ia menyarankan agar pengendara roda empat melalui Jalan Raya Bogor. Sedangkan, memotor diminta mencari alternatif di jalan lingkungan. Sehingga, selama pengerjaan betonisasi tidak ada penumpukan kendaraan.

“Agar arus lalu lintas tidak tersendat, karena jumlah motor paling banyak,” jelas Nandang saat ditemui Radar Depok di ruang kerjanya, Senin (2/12).

Nandang menganjurkan pengendara roda dua melalui Jalan Sasak Panjang RW03 tembus ke RW07, demikian juga sebaliknya. Sebab, kondisi jalan dan ukurannya dinilai Nandang efektif dalam merekayasa arus lalu lintas di linglungan.

“Menurut saya itu membantu mengurai kemacetan, karena berputar jalan ke pasar pucung sudah pasti ramai. Nah ini untuk warga lingkungan saja,” tambah Nandang.

Mengantisipasi hal tersebut, sambung Nandang, pihaknya sudah melayangkan surat edaran ke warga sejak pertengahan November. Adapun beberapa poin dalam edaran tersebut, yakni meminta warga yang tidak berkepentingan untuk tidak keluar rumah, menghindari Jalan Raya Kalimulya dan Kebon Duren selama dua bulan ke depan. Selain itu, ,eluruh ketua lingkungan diminta kerja sama untuk memberikan akses jalan alternatif.

“Isinya normatif saja, namun ini pemberitahuan yang sah. Demi kenyamanan bersama, jadi sementara waktu akses jalan terganggu. Nantinya juga untuk dinikmati warga sekitar dan pengendara,” ungkapnya.

Nandang juga tak menampik bahwa jalan tersebut tentu menjadi kemacetan yang memanjang di kedua arah, baik dari arah GDC maupun dari arah kelurahan. bahkan dibeberkannya, ia pernah mencoba terjun langsung merasakan kemacetan tersebut.

“Hampir 30 menit saya kena macet disitu, waktu itu abis makan siang sekalian berkunjung ke warga, terus pulangnya lewat situ, itung-itung nyoba lah,” bebernya.

Setelah itu, Nandang meminta segera kepada staf kelurahan untuk dibuatkan surat pemberitahuan agar menghindari sementar waktu jalan tersebut agar tidak terjebak kemacetan hingga berdampak pada aktiftas warga. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ustad beben meninggal

GDC Belum Melayat Ustad Beben

IKHLAS : Orang tua Almarhum Beben, Dedeh Rosdinah saat berbincang dengan kerabatnya di Perum Griya

Read More...
Cabor Faji Kota Depok berprestasi

Mengenal FAJI Depok : Raih Emas di Porda dan Kejurnas (2)

JUARA : Atlet FAJI Depok berfoto bersama saat memenangi Kejurnas FAJI di Tasikmalaya. FOTO :

Read More...
pensi bulan bahasa di SMPN 16 Depok

Pensi Bulan Bahasa di SMPN 16 Depok

PEMBUKAAN : Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin saat membuka kegiatan pentas seni

Read More...

Mobile Sliding Menu