Asah Kemampuan Melalui Pertandingan Antar SSB

In Depok Sport, olahraga
pertandingan SSB
SERU : Suasana pertandingan sekolah sepak bola (SSB) Ireta di Lapangan Sepak Bola Godam, Mampang, Pancoranmas beberapa hari lalu. FOTO : HARUM WIGARINGTYAS P / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Asosiasi Sekolah Sepak Bola Depok (ASSBD) menggelar pertandingan rutin tiga bulanan antar sekolah sepak bola (SSB). Tujuan diadakannya pertandingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak anggota SSB dari semua cabang di Depok, silaturahmi antar anggota, dan mengaplikasian hasil latihan. Kali ini pertandingan digelar di Lapangan Sepak Bola Godam, Mampang, Pancoranmas, dimana ada 4 SSB yang ikut bertanding.

“Melalui pertandingan ini kami sekaligus mengkoreksi hasil dari latihan, jika masih kurang akan diperbaiki sehingga bisa tampil lebih baik pada pertandingan resmi,” ujar Sekretaris ASSBD, Marudin pada Radar Depok.

Marudin menjelaskan, pertandingan ini diikuti oleh peserta SSB anak-anak usia dini 7-13 tahun. Hasil dari pertandingan ini pelatih setiap SSB juga bisa mengukur seberapa efektifnya latihan selama ini. Adapun undangan bertanding ditujukan ke 5 peserta yaitu SSB UI, SSB Ireta, SSB Setia Junior, SSB Beji Putra, dan SSB Depok Jaya. Namun karena SSB Beji Putra tidak hadir jadi yang bertanding hari ini hanya dari 4 sekolah.

“Peserta tidak dipungut biaya saat bertanding, hanya diundang untuk datang dan bermain,” ungkap Marudin.

Wasit ASSBD, Yulis mengatakan, pertandingan ini merupakan langkah awal anak-anak pecinta sepak bola agar bisa mendapatkan pengalaman dan juga latihan dasar sejak kecil. Pertandingan ini bagus untuk anak-anak usia dini, agar ada motivasi.

“Kita mengadakan Trofeo seperti ini agar saat turnamen anak-anak sudah memiliki mental dan juga saling mengenal satu sama lain,” tambah Yulis.

Yulis menjelaskan, Trofeo merupakan event pertandingan yang diadakan oleh pengelola SSB diawasi oleh ASSBC. Peserta yang bertanding mulai dari anak SD hingga SMP, dibagi menjadi 3 kategori yaitu usia 8 tahun, 10, hingga 12 tahun untuk semua anggota SSB. Lapangan dibagi dua pada usia dini dari umur 10-12 tahun, sedangkan untuk usia 13 tahun menggunakan lapangan sepenuhnya.

Wakil Ketua Bidang Hupmas Marketing dan Komunikasi, Mochammad Gursiko, mengatakan jika kegiatan ini merupakan kegiatan positif untuk anak-anak. Bukan mengejar juara, yang penting anak-anak bisa main agar tidak jenuh dengan latihan.

“Pendidikan ekstra di luar kegiatan sekolah atau pendidikan formal harus setara agar anak bisa berkembang, dapat bersosialisasi dengan lingkungan, dan melindungi anak-anak usia dini dari lingkungan yang buruk, karena Depok adalah kota layak anak,” tutup Gursiko. (rd)

 

Jurnalis : Harum Wigaringtyas

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ustad beben meninggal

GDC Belum Melayat Ustad Beben

IKHLAS : Orang tua Almarhum Beben, Dedeh Rosdinah saat berbincang dengan kerabatnya di Perum Griya

Read More...
Cabor Faji Kota Depok berprestasi

Mengenal FAJI Depok : Raih Emas di Porda dan Kejurnas (2)

JUARA : Atlet FAJI Depok berfoto bersama saat memenangi Kejurnas FAJI di Tasikmalaya. FOTO :

Read More...
pensi bulan bahasa di SMPN 16 Depok

Pensi Bulan Bahasa di SMPN 16 Depok

PEMBUKAAN : Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin saat membuka kegiatan pentas seni

Read More...

Mobile Sliding Menu