Tetap Jadikan Guru Pahlawan Berjasa di Dunia Pendidikan

In Ruang Publik

artikel guru pahlawan berjasa

 

Oleh: H. Moh. Hafid Nasir, Dipl. Inf

Anggota DPRD Kota Depok, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

 

25 November adalah Hari Nasional Indonesia yang disepakati menjadi Hari Guru Nasional (HGN). Merupakan momentum memberikan penghargaan dan tanda jasa kepada para guru yang telah memberikan ilmunya untuk Negri dan Bangsa indonesia.

Tidak ada orang yang sukses tanpa ada jasa-jasa Guru dan tidak ada orang yang hebat tanpa ada jasa-jasa Guru. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan keberkahan dan kebaikan lain yang berlipat ganda kepada guru yang telah secara ikhlas dan sabar mengabdi untuk kemajuan generasi anak bangsa ke depan.

HGN tidak hanya momentum memberikan penghargaan dan tanda jasa serta bentuk terima kasih lainnya, sebaiknya HGN juga momentum evaluasi untuk semua stakeholders yang berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di negeri ini. Terdiri dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, lembaga-lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, pengusaha, tokoh-tokoh masyarakat, penyelenggara satuan pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan serta mitra pendidikan lainnya.

Di antara semua stakeholders harus terbangun komunikasi yang efektif dan produktif, melakukan evaluasi visi Kemendikbud 2019 yaitu “Terbentuknya Insan serta Ekosistem Pendidikan dan Kebudayaan yang Berkarakter dengan Berlandaskan Gotong Royong”.

Berbicara arah pendidikan yang merata, masih terkendala dengan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) yaitu sebuah sistem dibawah Kementerian Sosial untuk perencanaan program dan mengidentifikasi nama dan alamat calon penerima bantuan sosial. Implementasi berbagai kebijakan pendidikan baik di tingkat nasional maupun daerah merujuk kepada BDT ini, ketika data yang disuguhkan tidak up to date, yang terjadi adalah pemberian manfaat program dan kegiatan yang tidak tepat sasaran dan ini memunculkan polemik di masyarakat yang tidak berakhir.

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6–21 tahun) yang berasal dari keluarga tidak mampu dan nama-namanya ada di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidikan yang sumber datanya ada di BDT. Implementasi PIP ini masih sering ditemukan penerima manfaatnya tidak tepat sasaran dan penyalurannya tidak melalui Dinas Pendidikan di daerah sehingga tidak ada proses pengawasan, karena di berikan langsung ke penyelenggara pendidikan.

Kebijakan Sistem Zonasi pada Proses Penerimaan Siswa Didik Baru (PPDB) perlu dilakukan evaluasi karena tidak semua kota dan kabupaten dapat secara bijak menerapkan sistem ini, dikarenakan jumlah sekolah negri yang masih terbatas dan belum merata. Belum lagi pada PPDB ada kebijakan minimal 20% dari daya tampung di satu sekolah untuk keluarga tidak mampu, kepesertaannya adalah yang memiliki KIP, KIS, KKS atau lainnya yang sumbernya sama yaitu BDT.

Bayangkan jika BDT ini tidak termutakhirkan, banyak kebijakan-kebijakan seputar pendidikan yang tidak tepat sasaran dan berdampak pada kegiatan belajar mengajar di Sekolah, semoga di HGN bisa menjadi bagian yang perlu dievaluasi.

Posisi guru dahulu adalah sebagai sumber utama pembelajaran dan pengetahuan, seiring dengan perkembangan Teknologi dan Informasi, peran dan posisi guru mulai tergerus atau bahkan tergantikan dengan hadirnya smartphone dan internet dikalangan siswa didik. Keberadaan aplikasi Ruang Guru sebagai bimbel online menggantikan peran guru untuk para millenials dalam memahami materi pembelajaran.

Metode Pendidikan Kurikulum 2013, siswa didik dituntut untuk berpikir lebih kreatif, inovatif, cepat dan tanggap. Siswa dilatih kemampuan berlogika dalam memecahkan suatu permasalahan, sehingga disadari atau tidak, siswa akan lebih banyak mengambil materi pembelajaran dari google dari pada informasi guru.

Konsep pendidikan di negri ini harus tetap mengedepankan konsep pendidikan yang berkesinambungan, yang baik terus ditingkatkan, yang belum baik dilakukan evaluasi. Kebijakan kementrian pendidikan kedepan diharapkan tidak banyak merombak yang sudah ada, komunikasi yang efektif dengan pemerintah daerah semoga bisa melahirkan kebijakan pendidikan yang smart.

Berbagai paparan diatas pada akhirnya untuk menjaga hakikat dan martabat guru, perlu dilakukan rekonstruksi ulang sehingga kehadiran guru dalam kegiatan belajar di sekolah menjadi bermakna bagi siswa dan kehadiran guru menjadi teladan yang menginspirasi untuk ditiru oleh siswa didiknya sampai kapanpun.

Dua hal yang perlu dilakukan untuk tetap menjadikan Guru sebagai pahlawan yang berjasa di dunia pendidikan:

  1. Mempertahankan Profesionalitas Guru

Guru sebagai sebuah profesi dalam pelaksanaannya dibutuhkan seperangkat kemampuan yang up to date, yang dapat mewujudkan pembelajaran menjadi efektif. Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah perlu mendorong program musyawarah guru mata pelajaran yang berkualitas yaitu setiap guru bisa saling memberikan informasi dan motivasi, sehingga keberadaan guru tetap menjadi daya tarik siswa didik dalam kegiatan belajar mengajar.

  1. Memperhatikan Kesejahteraan Guru

Peran pemerintah dalam hal ini memberikan kelayakan guru sebagai pendidik profesional yaitu salah satunya adalah memperhatikan kesejahteraan guru. Pemerintah Kota Depok sudah menaikkan tunjangan kesejahteraan bagi guru honor sesuai masa kerja dan strata pendidikan sejak dua tahun terakhir ini, sehingga di harapkan siswa didik dapat merasakan sosok guru yang terus dikenang jasa-jasanya.

Sekali lagi selamat Hari Guru Nasional, semoga keikhlasan dan kesabaran Bapak dan Ibu Guru dalam mencerdaskan anak bangsa membuka jalan menuju surgaNya Allah SWT. (*)

You may also read!

dahlan iskan

Tahun Taiwan

  Oleh: Dahlan Iskan   DI tahun 108 ini Taiwan menyatakan merdeka. Secara tidak langsung. "Tanpa menyatakan merdeka Taiwan sudah merdeka," ujar

Read More...
calon haji depok tes kesehatan

1.708 Calhaj Depok Tes Kesehatan

ILUSTRASI : Keluarga melepas keberangkatan jemaah calon haji Kloter 30 di Halaman Balaikota Depok. FOTO

Read More...
gerindra menuju pilkada depok

Sinyal Jabar ke Pradi, Keingian Akar Rumput

KONSOLIDASI : Jajaran Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Depok usai menggelar rapat konsolidasi di Kantor

Read More...

Mobile Sliding Menu