SMPN 6 Depok Jadikan Maulid Nabi Lebih Gebyar

In Pendidikan
PESAN : Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin sedang menyampaikan sambutan dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan SMPN 6 Depok, Kamis (21/11). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 6 Depok, dihiasi dengan pengumuman pemenang-pemenang lomba keagamaan yang siadakan sepekan sebelumnya. Lomba untuk siswa tersebut, yakni ada MTQ, MHQ, Dai Cilik, dan kaligrafi yang semuanya dibagi menjadi kategori putra dan putri, lalu ada lagi lomba cerdas cermat dan adzan.

Kepala SMPN 6 Depok, Sumarno mengatakan, pihaknya ingin mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan meriah dan berkesan untuk siswa. Sehingga, akan terus mereka ingat kedepannya. Salah satunya dirangkaikan dengan berbagai macam perlombaan keagamaan, yang merupakan perwakilan dari tiap kelas.

“Bukan hanya tentang juaranya, tetapi lebih mengarah pada gebyarnya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (21/11).

Sumarno menuturkan, penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW tentunya tidak terlepas dari dukungan dari orang tua siswa. Berkat mereka semua pendidikan di SMPN 6 Depok bisa berjalan dengan baik dan lancar, dan salah satunya adalah Maulid Nabi Muhammad SAW, yang bertemakan keteladanan Rosul, menjadi motivasi bagi generasi muslim untuk selalu kreatif, aktif, dan inovatif serta unggul dalam menata pribadi yang berakhlakul karimah.

“Rasulullah adalah panutan yang sempurna dalam segala hal dalam kehidupan dalam beriman dan bertakwa kepada Allah SWT,” katanya.

 

HADIAH : Kepala SMPN 6 Depok, Sumarno memberikan piala juara perlombaan keagamaan di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (21/11). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menuturkan, untuk  mendapatkan syafaat dari Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW  tentu harus beriman dan bertakwa, dan mengikuti ajarannya. Itu balik lagi kepada penguatan nilai-nilai keagamaan untuk dasar pembentukan karakter. Dengan memiliki karakter yang kuat, kedepannya akan lebih mudah dalam menjalani hidup.

“Memiliki karakter keagamaan yang kuat, tentunya hal-hal yang wajib dan sunah dalam Islam akan dijalani dengan baik, seperti salat lima waktu,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu