SMKN 2 Buka Program Magang ke Taiwan

In Pendidikan
INTERNASIONAL : SMKN 2 Depok sedang mengadakan sosialisasi ke siswanya tentang Program Kuliah dan Magang ke Taiwan. FOTO : SMKN 2 DEPOK FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Kesempatan untuk bekerja dan kuliah semakin terbuka lebar untuk lulusan SMKN 2 Depok. Dimana, SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut, kini sudah ada lima universitas yang berada di negara beribu kota Taipei tersebut. Diantaranya Ming Dao University, Tumt University, Taiwan Shoufu University, Khun Shan University, dan Hwa Hsia University.

Hubinmas SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh mengatakan, untuk program kuliah dan magang di Taiwan pihaknya menjalin kerjasama dengan Everbright yang sudah menjalankan program tersebut beberapa tahun.

“Ini adalah salah satu langkah untuk menjalin kerjasama dengan pihak yang bisa menyalurkan siswa-siswa yang lulus untuk berkesempatan kuliah dan bekerja di luar negeri,” ucapnya kepada Radar Depok.

Mai-sapaannya-menuturkan, nantinya siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut siswanya untuk bisa menjalani magang, tiga bulan pertama harus mendapatkan ARC dan Work Permit. Jadi, selama tiga bulan awal tersebut siswa akan terus berada di kampus untuk belajar bahasa Mandarin, mendapatkan materi pembelajaran dari kampus, dan praktik.

“Setelah tiga bulan awal dan mendapatkan ARC dan Work Permit, pihak dari Everbright dan juga kampus akan membantu untuk mencarikan tempat magang,” katanya.

Jadi, nanti teknisnya, siswa akan melaksanakan lima hari magang, satu hari masuk kampus, dan satu hari lagi untuk libur. Tetapi bisa juga perhitungan hari lainnya, yakni empat hari magang, dua hari masuk kampus, dan satu hari libur. Lalu untuk pendapatan atau uang saku yang didapat dari megang selama sebulan dengan perhitungan jam kerja delapan jam perhari, bisa mendapatkan New Taiwan Dollar (NTD) 23.100 atau setara dengan Rp10.395.000.

“Semoga ini bisa menjadi pillihan alternatif untuk siswa, setelah kami bekerjasama untuk kuliah dan magang dengan negara Jerman dan Jepang,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu