Komisi C Tagih Janji PUPR

In Metropolis
Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Sitorus.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejumlah dinas teknis bertemu dengan Komisi C DPRD Depok di rumah rakyat Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), kemarin. Menariknya, dalam rapat kerja tersebut dinas yang serapan keuanganya masih dibawah 50 persen dicecar. Tak terkecuali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Komisi C DPRD Kota Depok akan menagih janji DPUPR Kota Depok terkait penyerapan anggaran 2019 nanti. Kepala DPUPR, Dadan Rustandi berjanji akan menyerap anggaran sebesar 90 persen hingga akhir tahun anggaran 2019.

“Mereka bilang (DPUPR) sampai akhir tahun anggaran 2019 bisa sampai 90 persen penyerapannya,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Sitorus, kepada Radar Depok, Kamis (14/11).

Edi sitorus mengatakan, memang hingga saat ini DPUPR terkesan tidak baik dalam menyerap anggaran, karena hingga saat ini hanya mampu menyerap anggaran sebesar 23 persen. Hal itu masih dalam taraf normal, dikarenakan adanya kendala dalam pelaksanaan kegiatan akibat perubahan regulasi dari Kementerian PUPR. “Tadi disampaikan Kadis PUPR, ada dokumen yang harus diperbaiki makanya kegiatan lama tidak jalan, sampai adanya Peraturan Walikota,” jelasnya.

Dia menambahkan, optimisme DPUPR untuk mencapai target penyerapan anggaan sebesar 90 persen, dilandasi masih banyaknya kegiatan yang belum ditagih. Dan masih berjalan hingga saat ini. Maka dari itu, ketika tahun anggaran habis, DPUPR akan melakukan penagihan dan diperkirakan hasilnya akan mencapai target.

“Angka 23 persen itu kan berasal dari kegiatan yang sudah tertagih. Sedangkan yang belum tertagih atau masih berjalan hingga saat ini masih banyak. Kita lihat saja sampai 25 Desmeber sampai tidak itu 90 persen,” tegasnya.

Setelah berapa hari diam akhirnya Kepala DPUPR Depok, Dadan Rustandi berkomentar. Dadan mengaku, menargetkan minimal 85 persen maksimal di 90 persen penyerapan anggaran di tahun 2019. “Insya Allah tercapai (penyerapan anggaran),” katanya.

Dia mengungkapkan, tahun ini ada 341 lelang di DPUPR, terbesar dibandingkan OPD lainya yang ada di Depok. Sehingga penyerapannya jadi lebih lambat dikarenakan adanya gagal lelang. “Banyak proses lelang yang gagal dan harus kami ulang lagi lelangnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, meski baru menjabat kurang dari satu tahun di DPUPR Kota Depok, Dadan siap untuk menjalankan roda pembangunan di Depok dengan sebaik mungkin. “Saya baru masuk Mei kemarin, tapi saya langsung mulai bergerak untuk menjalankan semua kegiatan penyerapan anggaran PUPR,” tuturnya.

Dia menyebut, saat ini ada 37 titik kegiatan yang sedang dilelang ulang. Harapannya dalam waktu dekat lelang tersebut sudah bisa dieksekusi. “Mudah–mudahan minggu depan sudah ada pemenang lelangnya,” pungkas Dadan. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu