Ini Kronologis Tertangkapnya Mucikari 19 Tahun dan PSK Kelas XI SMA di Depok

In Utama
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wisata Birahi di Kota Depok benar bukan hanya ‘hisapan jempol’ belaka, saat Dimas Prasetya (19) ditangkap Unit Krimum Polres Metro Depok. Dimas yang merupakan warga Jalan Madrasah II RT.04/02, Kelurahan Sukabumi Utara Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat tertangkap setelah bertransaksi menjual seorang perempuan, yang berinisial SP di salah satu apartemen di kawasan Jalan Margonda, Kota Depok dengan nilai Rp2.000.000 kepada seseorang yang mengaku bernama Ferdinan.

Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, akibat dari tindakannya tersebut, Dimas dikenakan Pasal 76i Jo Pasal 88 No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Karena, apa yang dilakukannya termasuk kasus tindak pidana pidana setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap Anak.

“Dari tangan Dimas berhasil disita satu unit Handphone merek Samsung J3 Pro warna Gold, dengan nomor : 089622416xxx dan uang tunai sebesar Rp. 500.000,” ucapnya.

Deddy menceritakan, awalnya pada hari senin, 11 November 2019 sekitar pukul 21.00 WIB, Dimas mendapatkan pesan Watsapp dari seseorang yang mengaku bernama Ferdinan. Dalam pesannya tersebut, Ferdinan meminta kepada pelaku untuk dicarikan perempuan kelas XI SMA, tetapi Dimas mengaku tidak merespon Watsapp tersebut.

Hingga pada tanggal Selasa, 12 November 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, Dimas bertemu dengan SP dirumahnya. Dalam pertemuan tersebut, SP membutuhkan uang. Setelah itu, Dimas pun memberitahukan kepada SP, ada tamu yang ingin dilayaninya. SP pun langsung memasang tarif senilai Rp2.000.000. Dimas pun menyampaikan harga tersebut kepada Ferdinan, dan langsung menyetujui harganya.

“Ferdinan juga meminta kepada Dimas untuk mengantar SP ke apartemen di kawasan Jalan Margonda,” terangnya.

Sesampainya di apartemen yang dijanjikan, SP diajak Dimas ke lantai 16 untuk bertemu dengan Ferdinan. Sebagai uang muka pemesanan SP, Dimas diberikan Rp500.000, dan Dimas pun turun ke lantai dasar. Naasnya, sesampainya di lantai dasar, Dimas ternyata sudah diwaspadai oleh pihak kepolisian dan langsung ditangkap serta dibawa ke Mapolrestro Depok.

“Pelaku mengaku lupa nomor kamar yang dimasuki oleh Ferdinan dan SP. Jadi, kami akan telusuri lebih dalam lagi,” tutur Deddy. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu