Habib Riza Tekad Wujudkan Lima Mantap

In Politika
PEMAPARAN : Bakal Calon Walikota Depok dari PDI Perjuangan Habib Achmad Riza Alhabsyi, menyampaikan pemaparan program dalam kegiatan konsolidasi PDI Perjuangan, di Kampung Desa RT01/01 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Rabu (13/11) malam. FOTO : DOK. PRI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Bakal Calon Walikota Depok dari PDI Perjuangan pada Pilkada 2020, Habib Achmad Riza Alhabsyi bertekad mewujudkan Lima Mantap yang sudah digaungkan oleh PDI Perjuangan.

Kelima Mantap tersebut, yaitu Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Program, Mantap Kaderisasi, dan Mantap Sumber Daya.

“Semuanya itu merupakan semangat gotong royong kita semua seluruh kader PDI Perjuangan,” ungkap Habib Riza kepada Radar Depok, usai menghadiri giat konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kota Depok, di Kampung Desa RT01/01 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Rabu (13/11) malam.

Terkait perkembangan pembangunan Kota Depok, Habib Riza menilai, Depok sebagai kawasan penyangga ibukota harus diiringi dengan kemampuan menyelesaikan persoalan dan pengelolaan kota yang lebih profesional dan terencana.

Menurut Habib Riza, sistem manajemen birokrasi ke depan bersama paradigma baru yang selaras harus berbanding lurus dengan rencana pembangunan nasional. Sehingga terjadi sinkronisasi dan akselerasi pencapaian hasil pembangunan.

“Dilandasi rasa cinta sebagai putra daerah yang besar di Kota Depok, ingin kembali menjadikan Depok tidak sekedar berkembang dan padat. Tetapi seharusnya menjadi contoh kota pelayanan, yang tertata dan terkelola dengan baik sehingga menjadi kebanggaan bagi penduduknya,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jabar ini.

Sebagai kader partai lanjut Habib Riza, ia mengaku merasa terpanggil untuk mewujudkan cita-cita tersebut, yaitu Depok sebagai miniatur kecil Indonesia yang nyaman. Rumah milik semua, bukan milik salah satu kelompok atau golongan saja.

“Tentunya dengan tidak menghilangkan nilai-nilai kemajemukan  pluralisme, serta budaya. Sehingga mampu bersosialisasi baik dalam kehidupan beragama dengan masyarakat lainnya secara terbuka atau inklusif,” pungkas Habib Riza. (rd)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu