FKM UI Latih Pedagang Kantin SD

In Metropolis
PENYULUHAN : Tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) melakukan penyuluhan bagi para pedagang kantin dan jajanan di sekolah dan para Guru di Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Beji. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

 RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) melakukan penyuluhan, bagi para pedagang kantin dan jajanan di sekolah dan para Guru Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Beji.

Dengan tajuk Pelatihan Pedagang Kantin Sekolah Dasar sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Sehat di Kota Depok, program Pengmas ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai higiene sanitasi makanan kepada dan guru sebagai pengawas kantin sekolah.

Penyuluhan ini dilakukan pada Oktober 2019 di SDN Pondok Cina 3, SDN Pondok Cina 5, SDN Beji 4, SDN Beji 5, SDN Beji 7 dan SDN Tanah Baru 2. Diikuti 22 pedagang jajanan dan 18 pewakilan guru dari setiap sekolah.

Pedagang jajanan sekolah yang mengikuti kegiatan ini kebanyakan merupakan pedagang jajanan keliling yang tidak menetap dan belum menerapkan higiene sanitasi makanan seperti pemilihan bahan baku, tempat penyimpanan bahan, fasilitas sanitasi dan higiene perseorangan. Hal ini dapat menjadi potensi kontaminasi makanan dan menjadi sumber penyakit.

Ketua tim Pengmas FKM UI, Ririn menuturkan, latar belakang pelaksanaan Pengmas ini didasarkan atas penelitian mengenai jajanan anak sekolah dasar pada tahun 2018. Kecamatan Beji merupakan kecamatan di Kota Depok dengan angka kontaminasi bakteri tertinggi pada jajanan anak (bakteri coliform sebanyak 64 persen dan bakteri E.coli sebanyak 11 persen).

“Penelitian lain juga menyebutkan bahwa sebagian besar (94 persen) pedagang yang berjualan di kantin Sekolah Dasar di Kecamatan Beji belum pernah mengikuti pelatihan mengenai higiene sanitasi pengolahan makanan,” ungkap Ririn.

Penyuluhan dibagi menjadi dua kelompok yaitu pada pedagang dan guru. Pada setiap pertemuan masing-masing kelompok difasilitasi oleh dua orang fasilitator. Waktu kegiatan berdurasi 120 menit yang diawali dengan pre-test untuk melihat sejauh mana pengetahuan mereka mengenai higiene sanitasi makanan dan diakhiri  juga oleh post-test yang bertujuan untuk melihat pemahaman setelah pemaparan materi. Hasil dari perbandingan pre-test dan post-test menunjukan bahwa ada peningkatan pengetahuan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pedagang dan guru mengenai higiene sanitasi, menumbuhkan kepedulian warga sekolah terhadap kualitas jajanan yang dijual di kantin sekolah, dan mengubah perilaku pedagang jajanan sekolah agar terbiasa menerapkan prinsip higiene sanitasi.

Perlu diketahui, Tim Pengmas terdiri atas para dosen dan mahasiswa FKM UI yaitu Ririn Arminsih W, Laila Fitria, Nurmalasari, Nurina Vidya Ayuningtyas, dan Aulia Salmaddiina. (rd)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Brawijaya Hospital Bojongsari Hadirkan Trauma Centre Sekaligus Launching Special Card

DILUNCURKAN : Brawijaya Hospital Bojongsari menghadirkan Trauma Centre dan meluncurkan Special Card. FOTO : FEBRINA/RADAR

Read More...

Cucu Ketiga Jokowi Perempuan dan Agak Mirip Jan Ethes

AKRAB : Presiden Jokowi didampingi keluarga. Yakni, sang istri Iriana, Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, Kaesang

Read More...

SMKN 2 Buka Program Magang ke Taiwan

INTERNASIONAL : SMKN 2 Depok sedang mengadakan sosialisasi ke siswanya tentang Program Kuliah dan Magang

Read More...

Mobile Sliding Menu