Feri Effendi, Penjual Dimsum : Buka Produk Dimsum Rumahan Beromset Jutaan

In Metropolis
SUKSES : Owner Dimsum, Feri Effendi menunjukan Dimsum produk buatannya di rumah produksinya, Jalan Jasa Warga Gang Damai III, RT06/21 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : LUTVIATUL FAUZIAH/RADAR DEPOK

 

Berawal menjadi karyawan di sebuah rumah produksi dimsum yang bertugas mempromosikan produk, bahkan tidak tahu resep dan cara mengolahnya. Hingga akhirnya ia memiliki inovasi memproduksi dimsum sendiri.

 Laporan: Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Pria kurus namun energik ini tampak ramah menyambut kehadiran awak media di kediamannya di Jalan Jasa Warga Gang Damai III, RT06/21 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya. Ya, di tempat itulah pria bernama lengkap Feri Effendi ini memproduksi makanan dimsum.

Feri mengaku, awal mula ia hanya sebagai karyawan di sebuah rumah produksi dimsus sebagai tim promosi. Bahkan ia tidak tahu resep dan cara pengolahannya. Lama kelamaan, rasa ingin tahunya tentang dimsum muncul juga.

Dahulu, pagi-pagi ia harus belajar membuat dimsum. Sorenya ia menjajakan dimsum, hingga menjelang malam Feri harus menyetorkan uang hasil dagangan dimsum kepada bosnya. Hal itu ia lakoni selama beberapa tahun.

Tak mau terus menerus bernasib seperti itu, maka pada tahun 2015 ia memiliki ide dan mencoba memproduksi dimsum sendiri. Tetapi tak langsung berhasil, diawal percobaannya sama sekali tidak bisa dinikmati karena hasil dimsum buatannya keras.

Rupanya, hal tersebut tidak membuatnya patah semangat. Ia pun terus mencoba mencari resep agar dimsumnya dapat dinikmati oleh orang banyak. Gagal, coba lagi. Gagal, coba lagi. Terus begitu hingga Feri menemukan resepnya yang pas.

“Tak mudah ternyata, setelah beberapa kali gagal akhirnya nemu juga rasa yang pas, dan bisa dinikmati oleh lidah semua orang,” tutur Feri kepada Radar Depok.

Berkat kerja keras dan semangatnya, saat ini penjualan dimsum buatan Feri semakin laris manis. Dalam seminggu ia mampu memproduksi enam kali, hingga penjualan mencapai wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Dan sudah mempunyai empat orang karyawan.

“Terbanyak mencapai 120Kg dalam sekali produksi, tapi engga selalu segitu. Namanya usaha kadang naik turun,” tambahnya.

Lika-liku perjalanan selama berjualanpun, ia jadikan semangat untuk tetap bertahan demi istri dan anak-anaknya. Ia tak pernah mengeluh dengan berapun uang yang ia dapat dalam seharinya.

Dengan kesabaran dan dukungan dari keluarga, serta keikhlasannya menjalani hidup, saat ini ia mampu meraup omset hingga Rp98 juta perbulannya.

Tentu hasil tersebut bukan ia dapatkan secara instan, tetapi dengan semangat dan kerja keras yang pantang menyerah. Ia percaya, jika rajin dan sunggungh-sungguh nasib seseorang akan bisa diubah. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulang tahun pesona square

The One Pesona Square Manjakan Pengunjung

MERIAH : Mall Pesona Square Rayakan Anniversary pertama dimana menyuguhkan acara-acara yang menarik. FOTO :

Read More...
Maulid Nabi Muhammad SAW SMPN 3 Depok

SMPN 3 Kuatkan Karakter Siswa yang Islami

KEAGAMAAN : Ustadzah, Lulu Susanti sedang berinteraksi dengan salah satu siswa SMPN 3 Depok dalam

Read More...
pembekalan siswa SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Bekali Siswa Etika Dunia Kerja

MATERI : Pemberi materi etika dunia kerja, Nurliana sedang menyampaikan materi di hadapan siswa kelas

Read More...

Mobile Sliding Menu