Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI : Kembangkan DAMIU Berbasis Komunal Pedesaan

In Pendidikan
PENGABDIAN : Departeme Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, meresmikan Depot Air Minum di Banjar Dauh Peken, Badung, Bali. Insert: Bak perlindungan mata air (artesis) untuk sumber air Depot Air Minum. FOTO : FKM UI FOR RADAR DEPOK

 

Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Drs. Bambang Wispriyono, APt., PhD. , Prof Dr. dr I Made Djaja, SKM, M.Sc, dan Dr. Budi Hartono S.Si. M.Kes melalui program Pengabdian pada Masyarakat Universitas Indonesia tahun 2019, mengembangkan Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) berbasis komunal pedesaan.

Laporan: M. Agung HR

RADARDEPOK.COM – Lokasi DAMIU tersebut terletak di Banjar Dauh Peken Penarungan, Mangwi Badung, Bali. DAMIU Pedesaan ini  dikembangkan dengan mengambil air dari Bak Perlindungan Mata Air yang sudah ada.

Menggunakan mesin submersible dipompakan dari lembah kedalaman 25 meter, menuju tempat Bale Banjar dan Pura Manik Majun berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi sumber air, dibantu dengan tenaga listrik yang juga sudah tersedia.

“Kemudian dialirkan dengan pipa pralon dan ditampung tangki air, dengan volume tangki 2,5 m3 dilengkapi dengan keran pengisi botol air sebanyak 2-3 buah keran,” ungkap Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM UI, Bambang Wispriyono.

Bambang mengatakan, prinsipnya adalah menaikkan air bersih dari Perlindungan Mata Air setinggi 25 meter, ke lokasi Bale Banjar tempat DAMIU Pedesaan. Dengan demikian masyarakat menjadi jauh lebih mudah mengambil air bersih dibandingkan harus turun ke lembah mengambil air, dan menaiki lembah membawa air bersih untuk keperluan rumah tangga.

“Hal ini cukup melelahkan bagi tenaga pengangkut air rumah tangga, dan hanya bisa dilakukan anak dewasa muda laki-laki,” tutur Bambang.

Bambang melanjutkan, dengan adanya DAMIU Pedesaan ini diharapkan pengambilan air untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga jauh menjadi lebih mudah. Dan masyarakat terpenuhi kebutuhan air minumnya, baik dari aspek kuantitas kebutuhan air dan keterjangkauan terhadap sumber air minum menjadi lebih terjangkau.

Senada, Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM UI,  Prof I Made Djaja menuturkan, ke depannya DAMIU dapat dikelola dengan swadaya masyarakat menyambungkan pipa-pipa ke setiap rumah, maupun meningkatkan kualitas air yang dikonsumsinya dari kualitas air layak minum menjadi air siap minum.

“Itulah gambaran Depot Air Minum Isi Ulang Pedesaan yang dikembangkan Universitas Indonesia dalam program pengabdian masyarakat UI di daerah pedesaan,” terang I Made.

Perlu diketahui, di Banjar Dauh Peken Penarungan Mengwi Badung, Bali, air merupakan kebutuhan pokok untuk makhluk hidup (tanaman, hewan) khususnya manusia. Air dibutuhkan untuk kehidupan mayarakat seperti minum, makan, mandi, cuci, untuk ternak, menyiram tanaman dan lain sebagainya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulang tahun pesona square

The One Pesona Square Manjakan Pengunjung

MERIAH : Mall Pesona Square Rayakan Anniversary pertama dimana menyuguhkan acara-acara yang menarik. FOTO :

Read More...
Maulid Nabi Muhammad SAW SMPN 3 Depok

SMPN 3 Kuatkan Karakter Siswa yang Islami

KEAGAMAAN : Ustadzah, Lulu Susanti sedang berinteraksi dengan salah satu siswa SMPN 3 Depok dalam

Read More...
pembekalan siswa SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Bekali Siswa Etika Dunia Kerja

MATERI : Pemberi materi etika dunia kerja, Nurliana sedang menyampaikan materi di hadapan siswa kelas

Read More...

Mobile Sliding Menu