Cendekiawan Sejati Itu Berpulang

In Metropolis
BERDUKA : Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2005-2010 Prof. Din Syamsuddin, saat menghadiri pemakaman alm. Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy di TPU Lamperes Jalan Raya KSU, Kelurahan Tirtajaya Sukmajaya. Kamis (21/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bahtiar Effendy meninggal dunia, pada Kamis (21/11) pukul 00.00 di RSIJ Cempaka Putih. Keluarga besar Muhammadiyah pun berduka, dan harus ikhlas kehilangan kader terbaiknya.

Almarhum Bahtiar Effendy merupakan warga Gema Pesona Blok J RW11 Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya. Ia kemudian dimakamkan di TPU Lamperes Jalan Raya KSU, Kelurahan Tirtajaya Sukmajaya.

Ratusan orang terlihat menghantar jenazah sampai di depan liang lahat. Acara pemakaman dibuka sambutan dari pihak keluarga berlangsung haru. Keluarga dan anak-anak tak kuasa menahan tangis saat jenazah Bahtiar di masukan ke dalam liang lahat.

Putra Bahtiar Effendy terlihat membopong jenazah sang ayahanda masuk ke dalam liang lahat. Suara azan pun terdengar dari dalam makam. Isak tangis pecah di sekitaran pusara liang lahat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2005-2010 Prof. Din Syamsuddin mengatakan, salah satu Ketua Umum PP Muhammadiyah Bidang Hubungan Luar Negeri Bahtiar Effendy merupakan sosok cendekiawan sejati.

“Bahtiar Effendy merupakan sosok cendekiawan sejati. Dia pembaca dan penulis” kata Din, Kamis (21/11).

Almarhum merupakan sahabat karibnya sejak menempuh pendidikan di Fakultas Ushuluddin IAIN, yang saat ini berganti nama menjadi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta, hingga keduanya sama-sama melanjutkan studi ke Amerika Serikat pada 1986. Mereka kemudian sama-sama mewakili pemuda Indonesia pada Konferensi Dunia Agama untuk Perdamaian di Nairobi pada 1984.

“Sejak itu kami bersahabat seperti saudara sendiri,” ujarnya.

Din Syamsudin menganggap pendiri sekaligus dekan pertama FISIP UIN Jakarta itu sebagai teman sehati, teman berdiskusi dan berdebat. “Dan saya pula yang mengajaknya bergabung dan aktif di Muhammadiyah hingga akhir hayatnya,” katanya.  Komitmen almarhum terhadap kepentingan umat Islam, sangat kuat sehingga dia geram jika ada perlakuan yang tidak adil terhadap umat Islam. Sebagai muhajirun di Muhammadiyah atau seseorang yang berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama, almarhum Bahtiar yang pernah menjabat bendahara NU di Ambarawa menerima Muhammadiyah secara sejati dan cenderung fanatik. Almarhum Bahtiar terpilih sebagai anggota PP Muhammadiyah Periode 2015-2020 sebagai ketua yang membidangi Hubungan dan Kerja sama Luar Negeri hingga akhir hayatnya.

Salah satu keluarga Bahtiar Effendy, Anwar Fuad mengatakan almarhum dikebumikan tak jauh dari kediamannya.

“Dimakamkan ba’da zduhur di KSU. Biar keluarga bisa merasa dekat dengan almarhum,” ucap Anwar kepada Radar Depok.

Karangan bunga berjejer rapi menuntun ke arah rumah Bahtiar, kabar belasungkawa mengalir dari semua pihak, baik dari Muhammadiyah, pemerintahan, pengusaha, hingga masyarakat biasa.

Dari info yang didapat, almarhum meninggal dunia setelah di rawat di RSIJ Cempaka Putih karena sakit yang dideritanya.  ketika dikonfirmasi tentang apa penyakitnya, Sepupu dari Almarhum, Eka Suci tak menjelaskan secara rinci, hanya saja menyebutkan sakit.

“Beliau sudah sakit setelah di rawat. Sekitar pukul 00.10 kami mendapat kabar duka, sangat kehilangan, beliau motivasi di keluarga, serta teladan kami,” tutur Eka yang ditemui Radar Depok di kediaman almarhum.

Dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk mengantar almarhum dengan doa yang dipanjatkan, agar Husnul Khatimah. “Saya minta doa yang sebesar-besarnya dari masyarakat untuk pak Bahtiar, semoga dapat tempat di sisi Allah SWT,” ucapnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

renovasi rumah cagar budaya KOOD Tapos

KOOD Tapos Akan Renovasi Situs Budaya

AGENDA : Rumah yang akan direnovasi oleh KOOD Kecamatan Tapos dan akan menjadikannya sebagai cagar

Read More...
artikel FKM UI pengmas

Pengembangan Sistem Database Online Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja UMKM di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup

  Oleh : Mahasiswa Departemen K3 FKM UI Research Assistant  Department Occupational Health and Safety Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SESUAI dengan renstra Universitas

Read More...
Artikel desa tarikolot pengmas ui

Mahasiswa FKM UI Kembangkan SiUMKM Berbasis Data untuk UMKM di Kecamatan Citeureup

  Oleh : Muhammad Fitrah Habibullah Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Major Faculty of Public Health Universitas Indonesia   SEBAGAI salah satu perwujudan

Read More...

Mobile Sliding Menu