Bagi Hasil Pajak Ditambah, Jangan jadi Silpa

In Politika
Anggota DPRD Jawa Barat, H.M Hasbullah Rahmad.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di Tahun Anggaran 2020, Pemkot Depok akan mendapat bagi hasil pajak dari Pemprov Jawa Barat senilai Rp602 miliar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp489 miliar.

“Ya RAPBD (Rencana Anggaran Pembelanjaan Daerah) Jabar, buat Depok ada kenaikan,” kata Anggota DPRD Jawa Barat, H.M Hasbullah Rahmad saat dihubungi Radar Depok, Minggu (17/11).

Kenaikan tersebut, sambung politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini harus disambut Pemkot Depok. Sebab, dengan adanya penambahan anggaran dari provinsi, Depok bisa menganggarkan untuk kepentingan membangun kotanya.

“Jelas, matematikanya kan, ada penambahan, berarti ada prioritas pembangunan yang tidak tercover dari anggaran yang sebelumnya, jadi bisa dialokasikan,” tutur Bang Has, sapaanya.

Untuk itu, Bang Has yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat berharap bisa dimanfaatkan Pemkot Depok, yakni dengan membuat perencanaan anggaran yang matang, demi perbaikan infrastruktur maupun pembangunan di kota sejuta maulid. “Semoga bisa menjadi sumber pembiayaan pembangunan di Depok,” katanya.

Sebab, Bang Has menegaskan, penambahan tersebut tidak akan ada manfaatnya, ketika tidak direncanakan dengan matang dan digunakan untuk membiayai pembangunan berdasarkan skala prioritas kota.

“Ya kami berharap jangan sampai jadi Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Sayang waktunya,” pungkas Bang Has. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulang tahun pesona square

The One Pesona Square Manjakan Pengunjung

MERIAH : Mall Pesona Square Rayakan Anniversary pertama dimana menyuguhkan acara-acara yang menarik. FOTO :

Read More...
Maulid Nabi Muhammad SAW SMPN 3 Depok

SMPN 3 Kuatkan Karakter Siswa yang Islami

KEAGAMAAN : Ustadzah, Lulu Susanti sedang berinteraksi dengan salah satu siswa SMPN 3 Depok dalam

Read More...
pembekalan siswa SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Bekali Siswa Etika Dunia Kerja

MATERI : Pemberi materi etika dunia kerja, Nurliana sedang menyampaikan materi di hadapan siswa kelas

Read More...

Mobile Sliding Menu