Nenek Arpah Banjir Dukungan

In Politika
DUKUNGAN : Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok, Imam Turidi (kanan) saat meninjau kediaman nenek Arpah, belum  lama ini. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Anggota DPRD Kota Depok, Imam Turidi menaruh perhatian khusus kepada kasus yang tengah membelit Arpah, nenek renta berusia 69 tahun yang diduga menjadi korban penipuan tanah miliknya sendiri.

Wakil rakyat dari Beji-Cinere-Limo itu, mengaku siap memberi pendampingan hukum. Langkah konkretnya, kemarin (24/10), menyambangi kantor Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) IBLAM.

“Atas dengan dasar kemanusiaan, saya mendapatkan panggilan hati. Karena nenek buta huruf dizalimi yang dilakukan oleh tetangga yang sebelumnya pernah membeli tanah,” ujar Imam kepada Radar Depok.

Untuk penyegaran, kasus ini bermula sekitar 2015. Saat itu Arpah menjual tanahnya seluas 196 meter kepada Alm H. Lokasi di sekitaran Beji.

Total Arpah memiliki luas tanah 299 meter. Artinya dari pembelian yang dilakukan Alm H, Arpah masih memiliki tanah sekitar 103 meter.

Yang menjadi polemik, sertifikat tanah seluas 103 miliknya, kemudian dibalik nama menjadi AKJ. Diketahui, AKJ merupakan anak tiri dari Alm H. Miris, dari kerugian yang ia derita, konon hanya diganti uang Rp300 ribu.

Kata Imam, menurut keterangan adik nenek Arpah, pihak keluarga tidak terima jika tanah dan rumahnya dimiliki orang lain. Saat ini, nenek Arpah tinggal bersama sang suami, Yusuf dan dua adiknya yang sudah berkeluarga beserta anak-anaknya.

Rumah sederhana yang ditinggal Nenek Arpah merupakan warisan keluarga. Sedangkan anak perempuannya ikut suaminya tinggal di Ratu Jaya. “Kondisi ini tentu memprihatinkan,” beber Anggota Komisi D DPRD Kota Depok ini.

Saat ini nenek Arpah sudah melaporkan AKJ ke Mapolresta Depok dan telah ditangani penyidik dari Unit Harta dan Benda (Harda). Berdasarkan laporan tersebut, nenek Arpah diduga jadi korban penipuan sesuai dengan pasal 372-378 Kitab Undang-undang Hukum Pidata (KUHP).

“Saya mengawal kasus ini agar cepat ditangani. Agar tidak ada kecemasan nenek Arpah karena rumah dan tamahnya yang di tempati  sudah dikuasai oleh pihak bank,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

gantung diri di pancoranmas

Gantung Diri di Pohon Belimbing

AKIBAT DEPRESI : Jasad Jaelani (36), pria yang nekad gantung diri, masih menggantung di pohon,

Read More...
pelatihan guru di sawangan

K3S Sawangan Latihan Bikin Soal US

LATIHAN : Ketua Pelaksana, Amir N memberikan sambutan dalam Pembinaan Teknis Pengembangan dan Penyusunan Soal

Read More...
kebakaran gedung DPR

Ternyata Bukan Kebakaran yang Jadi Penyebab Gedung DPR Berasap

Asap di gedung DPR diduga berasal dari lantai 2.   JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar

Read More...

Mobile Sliding Menu