Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Dianggap Tidak Biasa

In nasional, Utama
BENTROK : Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

JAKARTA – Adanya larangan berunjuk rasa menjelang dan saat pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, menurut Analis politik Pangi Syarwi Chaniago adalah sesuatu yang baru sepanjang era reformasi.

Pangi khawatir larangan dari kepolisian dengan alasan penggunaan diskresi bisa mengganggu iklim demokrasi di Indonesia. Apalagi jika alasan penggunaan diskresi terus dipakai, tak hanya 15-20 Oktober 2019.

“Sebetulnya kalau dilihat fenomena yang ada, baru kali ini terjadi. Di pelantikan sebelumnya tak pernah dilarang. Kenapa harus ada kekhawatiran seperti ini, mungkin hanya Polri yang tahu,” ujar Pangi.

Direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menegaskan, dari sisi ketertiban dan keamanan, larangan yang ada memang tak masalah.

Namun dari sisi kebebasan berpendapat menyampaikan aspirasi, memunculkan persoalan. Pasalnya, konstitusi menjamin kebebasan warga negara menyampaikan pendapat di muka umum.

Karena menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi konstitusi, maka menurut Pangi, mestinya diskresi kepolisian tidak sampai menghambat masyarakat melakukan aksi unjuk rasa.

“Jadi intinya, kalau hanya dibatasi tidak boleh berunjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR pada 15-20 Oktober, tidak terlalu masalah betul. Tetapi kalau terus berlanjut setelah 20 Oktober, tentu menjadi masalah besar,” pungkas Pangi. (jpnn/rd)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Pordes Ragajaya Ungguli PSP Sawangan

MENANG : Tim Pordes Ragajaya berhasil mengalahkan Tim PSP Sawangan dengan skor 3-0, Selasa (12/11).

Read More...

Zakky-Heskey Raih Medali Perak  

BERPRESTASI : Dua siswa SDSN Pemuda Bangsa Kota Depok, Ilyas Zakky dan Sebastian Heskey meraih

Read More...

Persikad 1999 vs Pesik : Laga Hidup Mati

PEMANASAN : Pemain Persikad 1999 saat melakukan pemanasan sebelum bertandi di Stadion Mahakam, Kecamatan Sukmajaya.

Read More...

Mobile Sliding Menu