KPU Genjot Persiapan Calon Independen

In Politika
SOSIALISASI : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat melakukan sosialisasi Pemilu serentak 2019 di Kota Depok. FOTO : DOK RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah teken Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemkot Depok. KPU Kota Depok langsung berlari kencang mempersiapkan tahapan penyelenggaraan Pilkada Depok 2020.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, merujuk Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019, pihaknya melakukan rapat internal untuk persiapan tahapan pleno penetapan dukungan minimal untuk dukungan perseorangan/independen.

“Saat ini yang paling dekat adalah persiapan tahapan pleno penetapan dukungan minimal untuk dukungan perseorangan/independen,” kata Nana kepada Radar Depok, di Kantor KPU Kota Depok, Kamis (3/10).

Dukungan minimal untuk calon perseorangan/independen, sambung Nana, sesuai dengan PKPU adalah 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir. DPT Pemilu serentak 2019, terdapat 1.309.338 pemilih.

“Jika dipersentasekan, untuk dukungan minimal perseorangan/independen sebanyak 85.106 dukungan,” paparnya.

Jumlah tersebut, Nana melanjutkan, harus menyertakan bukti dukungan dan juga harus menyebar minimal di enam kecamatan di Kota Depok. Nanti, kata dia, pihaknya akan melakukan verifikasi faktual terkait dukungan yang dimaksud tadi.

“Sesuai aturan, kami akan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan. Setelah calon perseorangan/independen menyerahkan persyaratan berupa dokumen administrasi dan bukti dukungan, kami bergerak melakukan verifikasi faktual sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” terang Nana.

Sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang program dan jadwal Pilkada serentak 2020, penetapan jumlah minimum dukungan persyarakatan dan persebaran pasangan calon perseorangan berdasarkan rekapitulasi DPT Pemilu, dilaksanakan pada 26 Oktober.

“Pengumuman syarat minimal dukungan, dilakukan pada 25 November-8 Desember 2019,” ujarnya.

Di Depok, diadakan hanya pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok, untuk penyerahan persyaratan dukungan, dilaksanakan pada 11 Desember 2019-5 Maret 2020. Lalu, penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran pada 11 Desember 2019-14 Maret 2020.

Selanjutnya, penelitian administrasi, dibagi menjadi dua, yakni penelitian dokumen pendukung dengan dokumen identitas pada 15-28 Maret 2020.

“Juga ada analisis dukungan ganda dan pengecekatan data pendukung dalam DPT dan/atau DP4 pada 29 Maret-11 April 2020,” ujar Nana.

Setelah itu, di 12-13 April 2020 ada penyampaian hasil penelitian administrasi di 27-29 April 2020 penyerahan perbaikan syarat dukungan pasangan calon Walikota atau Wakil Walikota kepada KPU Kota Depok.

“Untuk penelitian jumlah minimal perbaikan dukungan dan sebaran dilaksanakan pada 27 April-3 Mei 2020,” katanya.

Sedangkan, penelitian administrasi perbaikan, ada dua tahapan, pertama penelitian perbaikan dokumen pendukung dengan dokumen indentitas pada 4-10 Mei, selanjutnya analisis dukungan ganda dan pengecekan data dukungan dalam DPT dan/atau DP4 dilakukan 11-17 Mei.

“Dari sini masih ada beberapa tahapan lagi. Tapi, terlepas ada atau tidak ada calon perseorangan/independen, kami berharap pesta demokrasi di Kota Depok dapat berlangsung semarak dan sukses. Mari kita sambut Pilkada Depok dengan riang gembira,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

gantung diri di pancoranmas

Gantung Diri di Pohon Belimbing

AKIBAT DEPRESI : Jasad Jaelani (36), pria yang nekad gantung diri, masih menggantung di pohon,

Read More...
pelatihan guru di sawangan

K3S Sawangan Latihan Bikin Soal US

LATIHAN : Ketua Pelaksana, Amir N memberikan sambutan dalam Pembinaan Teknis Pengembangan dan Penyusunan Soal

Read More...
kebakaran gedung DPR

Ternyata Bukan Kebakaran yang Jadi Penyebab Gedung DPR Berasap

Asap di gedung DPR diduga berasal dari lantai 2.   JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar

Read More...

Mobile Sliding Menu