Jalan Muti Ditutup Pengembang, Warga Pondok Petir Protes

In Satelit Depok
PROTES : Salah satu spanduk penolakan masyarakat yang terpasang di Jalan Muti akibat penutupan jalan yang dilakukan pengembang perumahan diwilayah Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari,  Selasa (8/10). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PONDOKPETIR – Protes masyarakat kembali menguak atas penutupan Jalan Muti yang menjadi salah satu akses alternatif di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari. Selasa (8/10), sejumlah spanduk penolakan masyarakat terpasang disekitar Jalan Muti hingga pagar penutupan yang dilakukan pengembang perumahan.

Salah seorang masyarakat Kelurahan Pondok Petir, Syahroni mengatakan, pentupan Jalan Muti sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Akibatnya, dari penutupan Jalan tersebut aktifitas masyarakat jadi terhambat. Karena masyarakat harus memutar jalan, apabila ingin menuju jalan utama, yakni Jalan Raya Serua, Jalan Pondok Petir, maupun Jalan Raya Ciputat-Parung.

“Kami harus berputar setelah Jalan Muti Ditutup dan hal itu yang mendapat protes dari masyarakat,” ujar Syahroni kepada Radar Depok.

Syahroni menjelaskan, Jalan Muti sudah ada sejak dulu dan digunakan masyarakat untuk beraktifitas. Namun, jalan tersebut terancam hilang dikarenakan pengembang akan membangun perumahan dan menutup akses Jalan Muti. Dia berharap, pengembang dapat membuka Jalan Muti kembali dan tidak melakukan penutupan. Pengembang harus memikirkan dampak dan manfaat Jalan Muti dan dia menyakini, sekalipun perumahan tersebut telah dibangun, bukan tidak mungkin Jalan Muti digunakan masyarakat perumahan.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Pondok Petir, Bahrudin menuturkan, proses Jalan Muti sudah dilakukan pertemuan antara masyarakat dengan pihak pengembang.  Pertemuan sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali di kantor Kelurahan Pondok Petir.  Masyarakat sudah menyampaikan aspirasinya dan didengarkan langsung pihak pengembang, namun terkait proses jual beli lahan tersebut, pihaknya tidak mengetahui.

“Semoga hasil pertemuan tersebut dapat dipertimbangkan pihak pengembang, ” tutup Bahrudin. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky.slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Puskesmas Kemirimuka Sempatkan 10 Menit untuk Peregangan

SENAM : Puskesmas Kemirimuka melakukan gerak peregangan 10 Menit disela-sela pelayanan. FOTO : GHEA PATTIA/RADARDEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Jumat Kaya Manfaat di SMPN 22 Depok

SEHAT : Guru dan siswa SMPN 22 Depok sedang melakukan senam bersama, Jumat (18/10). FOTO

Read More...

Lulusan Pesantren Makin Mendapat Pengakuan dari Negara

ILUSTRASI   JAKARTA - Disahkannya UU Pesantren memberikan ruang pengakuan bagi santri setelah menamatkan studinya. Pasalnya, selama

Read More...

Mobile Sliding Menu