DPRD Depok Dukung Sanksi ASN Nyinyir

In Utama
Anggota Komisi D, DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pantauan terhadap akun media sosial (medsos) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nyinyir alias julid dengan ujaran kebencian di Kota Depok, terus dilakukan Pemkot Depok. Bahkan bila ada yang kedapatan ngelike postingan nyinyir, ASN bisa terkena sanksi.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti mengaku, sangat mendukung atas adanya sanksi terhadap ASN yang kedapatan nyinyir di medsos yang mengandung ujaran kebencian.

Farida menilai, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun dalam bertutur kata maupun dalam berperilaku. Maka ia mengajak seluruh pihak agar bijak dalam menggunakan medsos di kehidupan sehari-hari.

“Peraturan atau sanksi ASN sah-sah saja, ini bagian dari semangat good governance, membangun karakter ASN berkualitas. Termasuk sisi komunikasi dan interaksi,” ucap Farida kepada Radar Depok.

Selain itu lanjut Farida, perkembangan teknologi informasi memang penting di kehidupan masyarakat. Tetapi ia berharap, semua elemen selalu memelihara nilai positif dalam berkomunikasi, terutama penggunaan medsos.

“Mari bijak bermedsos, kita berikan contoh positif, terutama bagi anak-anak kita. Hal ini juga sebagai ketahanan sosial yang harus dijaga,” tegas Farida.

Farida pun mengingatkan ASN yang aktif dalam bermedsos. Menurutnya, jika hendak memberikan kritik harus disampaikan ke jalur yang benar bukan di medsos.

“Kalau mau mengkritik dan beri masukan ada mekanismenya. Pemimpin yang baik pasti terbuka menerima gagasan kebaikan yang membangun,” tutur Farida.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi medsos ASN, terutama pada saat menjalankan tugas.

Hal itu menurut Supian, guna memastikan tidak ada ASN di Depok yang membuat status nyinyir dan berisi ujaran kebencian di medsos maupun di lingkungan pekerjaan.

“Kita intens monitoring medsos para ASN,” ujar Supian.

Selain itu pihaknya juga akan mengawasi tingkah laku dan tutur kata ASN selama menjalankan tugasnya. “Kita pantau perilaku mereka, baik di media sosial maupun di lingkungan tugas mereka,” tutup Supian. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Kecamatan Sawangan Ingatkan HIV Dan Narkoba Kepada Siswa

INGATKAN : Susana sosialisasi P4GN terkait HIV kepada siswa SMP Islam Darul Irfan, Kecamatan Sawangan,

Read More...

90 Masyarakat Serua Diperiksa Kesehatan

PEDULI : Katar Kelurahan Serua bersama Fakultas Kesehatan UPN Jakarta, usai melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat

Read More...

Penderita Asam Urat Konsumsi Petai?

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Petai merupakan salah satu makanan yang populer di masyarakat Indonesia. Biji-bijian berbau khas

Read More...

Mobile Sliding Menu