93 Aset Depok Disertifikat

In Metropolis
SIMBOLIS : Walikota Depok, secara simbolis menyerahkan sertipikat lahan aset milik Pemkota Depok kepada Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Banyaknya aset Kota Depok yang terburai, akhirnya mulai diikat. Senin (14/10), sebanyak 93 bidang lahan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah di sertifikat tahun ini. Upaya percepatan ini dilakukan untuk mengamankan aset yang selama ini sering terjadi masalah.

“Pemkot Depok memiliki aset sekitar 270 bidang. Tetapi, baru puluhan yang terselesaikan. Ditargetkan tahun ini akan menyelesaikan sertifikat untuk 93 bidang lagi,” tutur Walikota Depok, Mohammad Idris  usai memimpin apel pagi di Lapangan Balaikota Depok, Senin (14/10).

Dia mengungkapkan, adapun aset yang akan diselesaikan di tahun ini terdiri dari berbagai bidang. Seperti, gedung sekolah, gedung pemerintah, dan pasar.

“Kalau untuk gedung puskesmas sudah terselesaikan di 2017. Sementara yang belum terselesaikan itu sebagian besar adalah sekolah, gedung kelurahan, dan pasar,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk menyelesaikan sertifikasi seluruh aset tersebut, pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia. Termasuk tanah-tanah milik daerah. “Aset kalau sudah aman, pemerintah bisa melakukan apa saja untuk penggunaannya,” jelas walikota.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pembuatan sertifikat untuk lahan milik pemkot dilakukan sebagai upaya proteksi. Agar tidak ada yang mengusik keberadaan aset milik Pemkot Depok. “Tanah fasos-fasum itu harus bersertifikat, agar jelas sehingga kedepan tidak ada yang menggugat,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan agar, aset yang belum memiliki alas hukum untu segera disertifikatkan. Sebab, menurutnya masih banyak aset milik Pemkot Depok yang belum mempunyai sertifikat.

“Tiap tahun kita usulkan agar setiap aset disertifikasi,” jelasnya.

Dia menambahkan, tahun 2019 ini pihaknya menargetkan membuat sertifikat minimal 30 aset milik Pemkot Depok sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok. “Setiap tahun kita targetkan minimal 30 aset sudah disertipikatkan,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Kecamatan Sawangan Ingatkan HIV Dan Narkoba Kepada Siswa

INGATKAN : Susana sosialisasi P4GN terkait HIV kepada siswa SMP Islam Darul Irfan, Kecamatan Sawangan,

Read More...

90 Masyarakat Serua Diperiksa Kesehatan

PEDULI : Katar Kelurahan Serua bersama Fakultas Kesehatan UPN Jakarta, usai melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat

Read More...

Penderita Asam Urat Konsumsi Petai?

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Petai merupakan salah satu makanan yang populer di masyarakat Indonesia. Biji-bijian berbau khas

Read More...

Mobile Sliding Menu