Pilkada 2020 : Pradi Siap Head to Head

In Politika
KONSOLIDASI : Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji bersama Pengurus DPC dan Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok melakukan konsolidasi di Warung Betawi Ngoemoel, Kelurahan Tanah Baru, Beji, Senin (9/9). FOTO : RICKY /RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020, bakal seru. Partai Gerindra Kota Depok secara resmi menunjuk Pradi Supriatna sebagai calon Walikota Depok. Kesepakatan itu muncul setelah Pembina, Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Depok dan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok konsolidasi, di Warung Betawi Ngoemoel, Kelurahan Tanah Baru, Beji, Senin (9/9).

Menariknya lagi, hasil dari rapat tersebut, DPC Gerindra Kota Depok resmi menunjuk H. Nuroji Sebagai Ketua Tim Pemenangan Pilkada Depok 2020. Dengan begitu harapan PDI Perjuangan ingin head to head, dan gabung dengan Gerindra di Pilkada bisa terwujud.

Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin mengatakan, penunjukkan Nuroji kesepakatan pengurus, dan juga kader partai. Hal ini juga sebagai penegasan bahwa Partai Gerindra mengusung Pradi Supriatna sebagai calon Walikota Depok.

“Seterusnya, ketua tim yang akan melakukan koordinasi, dan komunikasi dengan partai lain terkait koalisi,” kata Jamaludin kepada Radar Depok, Senin (9/9).

Pria yang akrab disapa Jamal ini mengungkapkan, pertemuan dan hasil tersebut merupakan keinginan internal DPC dan grasroot. Banyak yang menginginkan agar Pradi Supriatna maju sebagai Walikota Depok.

“Itu sudah kesepakatan kami di internal DPC Partai Gerindra Kota Depok. Pertemuan tadi, karena DPC Partai Gerindra Kota Depok ingin tegas dan menampilkan kadernya sebagai Walikota, dan itu tidak lain adalah Bang Pradi,” tegasnya.

Hal tersebut, sambung Jamal, direspon Pradi Supriatna dan menyatakan 1000 persen siap dicalonkan sebagai Walikota Depok. Dan pada saat itu pun, Pradi Supriatna langsung meminta Nuroji untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan.

“Sudah sepakat secara internal kami ingin Pradi Supriatna, karena itu kami menunjuk Nuroji. Kemudian, untuk mengintensifkan komunikasi dengan partai lain, harus ada komandannya karena itu tugas ketua tim,” jelas Jamal.

Penunjukan Nuroji sendiri, dirasa sudah tepat. Sebab, Anggota Fraksi Gerindra DPR RI dari Dapil Jabar 6 ini sudah membuktikan kapasitas dirinya waktu menjadi Ketua Tim Pemenangan Paslon Mohammad Idris dan Pradi Supriatna pada Pilkada 2015.

Pada Pilkada lalu, ada tim pemenangan yang dinamakan Tim Sepuluh. Saat ini DPC Partai Gerindra juga membentuk tim pemenangan, baru pihaknya akan memulai menjajaki pilkada Depok. Terkait belum ada keputusan resmi dari DPP Partai Gerindra, Jamal mengatakan pihaknya tidak menunggu keputusan DPP, tetapi Depok harus mulai menjajaki pilkada.

“Tentu kami akan menginfokan ke DPP keinginan kader, dan bagaimana situasional Kota Depok. Terkait keputusan DPP bagaimana nantinya, tidak masalah bagi kami, yang jelas DPC Partai Gerindra Kota Depok sudah bersikap menginginkan bang Pradi sebagai Calon Walikota. Dengan begitu Gerindra sudah siap head to head, jadi butuh dukungan partai lain,” tegasnya.

Sementara, Nuroji mengatakan, sebenarnya pertemuan tersebut spontanitas dan tidak ada rencana. Karena, berbincang mengenai Pilkada. Sehingga, pada muaranya, yang hadir sepakat mendorong Pradi Supriatna. “Belajar sebagai wakil sudah, kami targetnya sebagai Walikota,” kata Nuroji.

Penunjukan dirinya pun, sambung Nuroji, merupakan aklamasi dari yang hadir agar memimpin lagi. Namun, prosesnya masih panjang untuk Pilkada.

“Tapi, memang keputusan ini memang mesti ada komandonya, untuk memimpin temen-temen Gerindra di Depok memang harus ada yang mengarahkan kemana, kalau tidak, bisa tidak tercapai tujuannya. Belum membentuk secara resmi sih timnya,” papar Nuroji.

Dia mengungkapkan, jika pada Pilkada sebelumnya, Gerindra jauh-jauh hari sudah membentuk tim 10. Namun, hingga saat ini belum dibentuk sama sekali. “Kedepan akan kita bentuk. Dari Pradi meminta saya untuk memimpin pasukan dia,” ucap Nuroji.

Nuroji menambahkan, seluruh partai memang menunggu keputusan di DPP. Namun, mekanisme di daerah harus tetap berjalan dan dinamika di daerah bergerak.

“Kita harus olah dinamika di daerah sejalan dengan keputusan di pusat. Kita tidak mau juga keputusan di pusat tidak mencerminkan daerah. Di daerahnya diam saja, pusatnya tidak tahu. Mudah-mudahan dinamika di daerah ini disambut pusat. Oh Depok maunya begini, terus disambut. Jadi tidak susah berjuangnya. Kalau tidak sesuai aspirasi di daerah, akan sulit berjuangnya, bisa saja berjuang setengah hati,” terangnya.

Gayung bersambut, keinginan Gerindra ternyata sejalan dengan PDI Perjuangan yang tak menutup kemungkinan bakal berkoalisi. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, penjaringan sudah berjalan, pihaknya masih akan menunggu. Siapa pun yang terjaring, akan lebih dulu melewati masa uji, mulai dari aspek popularitas, elektabilitas, dan kekuatan lainnya.

“Kalau memang kami mampu untuk nomor satu (calon walikota), kenapa tidak,” ungkap Ono kepada Radar Depok, selepas mengisi materi konsolidasi kader DPC PDI Perjuangan Kota Depok, di Sekar Peni, Senin (9/9).

Meski demikian, bila nanti dalam perjalanannya PDI Perjuangan cuma bisa mengajukan wakil walikota, dirinya pun menerima.

Dia pun menyinggung kemungkinan koalisi dengan Partai Gerindra. Bicara Partai Gerindra, Ono menjelaskan, bila kader mereka : Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok (sekarang Wakil Walikota Depok), Pradi Supriatna diusung sebagai walikota, maka PDI Perjuangan akan melihat ukuran popularitas dan elektabilitas.

Bila memang calon dari Partai Gerindra lebih tinggi, maka pihaknya akan menyiapkan wakil. “Tapi intinya kami ingin buat ini (Pilkada Depok 2020) bertarung head to head (dua pasangan calon). Dan mudah-mudahan ini bisa terwujud,” tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya ingin agar masyarakat Depok perlu dihadirkan sosok pemimpin baru. Karena kalau tidak, tidak akan ada perubahan kebijakan.  “Makanya itu tadi, saya ingin agar head to head,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk strategi pemenangan di Depok, diawali dengan komunikasi yang dilakukan ketua partai tingkat kota. Bicara mengenai koalisi. Pihaknya di provinsi juga melakukan hal serupa, misalnya dengan Partai Gerindra dan Golkar. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Jelang HUT ke-74, PMI Gelar Lomba Edukatif

APEL : Ketua Panitia HUT PMI ke-74, Eka Bachtiar saat memberikan sambutan dalam apel pagi

Read More...

Klinik Pasar Tugu Layani Kesehatan Pasien

CEK KESEHATAN : Petugas medis klinik Pasar Tugu, Widia sedang memeriksa kesehatan salah satu pasien

Read More...

Beli Sate, Gratis Nasi Goreng

Sate Blora Cirebon cabang Depok kini sudah bisa dinikmati, pengunjung bisa datang ke Jalan Margonda,

Read More...

Mobile Sliding Menu