Paspor Hilang, Siapkan Rp 1 Juta untuk Bayar Sanksinya

In nasional, Utama
SANKSI : Direktorat Jenderal Imigrasi menerapkan denda Rp1 juta jika ada masyarakat yang kehilangan paspor. FOTO : ISTIMEWA

 

JAKARTA – Jika masyarakat kehilangan paspor, Direktorat Jenderal Imigrasi menerapkan denda Rp1 juta. Penerapan sanksi tersebut, sesuai dengan aturan baru imigrasi yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Imigrasi, Sam Fernando menyatakan, denda Rp 1 juta dilakukan, agar masyarakat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dokumen negara dengan baik.

“Bukan menekan, agar masyarakat tidak kehilangan paspor akan tetapi menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dokumen negara dengan baik,” kata Sam.

Sam menjelaskan, denda tersebut diberlakukan pada saat proses pembuatan paspor baru. Penggantian paspor baru harus melalui pemeriksaan berita acara pemeriksaan (BAP) terlebih dahulu. Hal itu sesuai dengan pasal 41 Permenkumham No 8. Tahun 2014 Tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

Sam membantah, sanksi berupa uang senilai Rp 1 juta itu bukan untuk menambah pemasukan Ditjen Imigrasi Kemenkumham, melainkan untuk membentuk kesadaran untuk menyimpan dokumen negara dengan baik.

“Kalau maksudnya meningkatkan pemasukan imigrasi dari segi anggaran, kenapa tidak dinaikkan saja harga buku paspornya? Setiap uang yang disetorkan ke negara akan kembali ke masyarakat,” ucap Sam.

Sam menyatakan, aturan tersebut telah melalui proses pengkajian panjang di masyarakat. “Meminta masukan dari akademisi maupun koordinasi kementrian dan lembaga lainnya sebelum diputuskan,” jelas Sam.

Untuk diketahui, dalam aturan baru ini jika dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya unsur kecerobohan atau kelalaian disertai alasan yang tidak dapat diterima. Pemberian paspor biasa dapat ditangguhkan paling sedikit enam bulan sampai dengan paling lama dua tahun.

Denda atas paspor hilang atau rusak disebabkan karena musibah, dibebaskan dari pengenaan denda, disebabkan karena kekurang hati-hatian tanpa unsur kesengajaan, dikenakan denda sebesar biaya paspor biasa yang hilang atau rusak dan disebabkan karena kecerobohan, dikenakan denda dua kali lipat dari biaya paspor biasa yang hilang atau rusak.

Biaya beban paspor hilang sebesar Rp 1.000.000 dan untuk paspor rusak sebesar Rp 500.000. (jwp/rd)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Puskesmas Kemirimuka Sempatkan 10 Menit untuk Peregangan

SENAM : Puskesmas Kemirimuka melakukan gerak peregangan 10 Menit disela-sela pelayanan. FOTO : GHEA PATTIA/RADARDEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Jumat Kaya Manfaat di SMPN 22 Depok

SEHAT : Guru dan siswa SMPN 22 Depok sedang melakukan senam bersama, Jumat (18/10). FOTO

Read More...

Lulusan Pesantren Makin Mendapat Pengakuan dari Negara

ILUSTRASI   JAKARTA - Disahkannya UU Pesantren memberikan ruang pengakuan bagi santri setelah menamatkan studinya. Pasalnya, selama

Read More...

Mobile Sliding Menu